Bandung, Bimas Islam -- Direktur Penerangan Agama
Islam (Penais) Kemenag, Ahmad Zayadi mengapresiasi para dai yang telah
bertugas selama bulan Ramadan 1444 H di wilayah 3T (Terdepan, Terluar,
Tertinggal) Jawa Barat. Menurutnya, apresiasi itu layak diberikan karena
para dai telah mengabdikan diri untuk berdakwah di wilayah 3T, tepatnya
di Kabupaten Garut dan Tasikmalaya, mulai dari 27 Sya’ban sampai 26
Ramadan tahun 1444 Hijriah/20 Maret sampai 17 April 2023 Masehi.
“Apresiasi ini sangat layak diberikan kepada dai-dai di wilayah 3T
karena pengabdiannya sangat luar biasa. Tidak hanya punya kesiapan fisik
saja, tetapi mereka telah memiliki kesiapan mental yang kuat untuk
mengabdi sampai di pelosok desa,” tuturnya saat dihubungi wartawan Bimas
Islam, Rabu (26/4/2023).
Terdapat empat dai yang ditugaskan di Kabupaten Garut tepatnya di
Kecamatan Cikelet, yaitu Hasanuddin asal Lombok, Wahyu Aslam asal
Palembang, Misbachudin asal Jakarta, dan Muhammad Hidayatullah asal
Padang.
Di Kabupaten Tasikmalaya, juga terdapat empat dai yang ditugaskan,
tepatnya di Kecamatan Cipatujah, yaitu Abdul Muhit Hariry asal Banten,
Mirza Iskandar Putra asal Aceh, Andiran Ansori asal Lombok, dan Agus
Gunawan asal Cirebon.
Zayadi juga menjelaskan, akses pelayanan keagamaan di Indonesia belum
merata, sehingga dibutuhkan komitmen dan semangat gotong royong dalam
mendukung program pengiriman dai di wilayah 3T ini.
“Tantangan kita adalah layanan keagamaan yang belum merata. Harapannya,
ke depan kita intens melakukan kerja-kerja besar, banyak pihak yang
ikut terlibat agar kita bisa melanjutkan program ini secara maksimal di
tahun-tahun mendatang,” terangnya.
Menurut Zayadi, agar program pengiriman dai di wilayah 3T tetap
berlanjut, dibutuhkan penambahan jumlah dai, termasuk dai perempuan.
“Kalau tahun ini kurang lebih kita berangkatkan sekitar 50 orang, tahun
depan kita perbanyak. Karena, berdasarkan ragam kebutuhan layanan
keagamaan di masyarakat, kita juga berharap perlunya penambahan jumlah
dai, termasuk di antaranya dai perempuan yang bisa menjelaskan tentang
fikih perempuan. Maka, kita memberi kesempatan kepada dai perempuan
terlibat dalam program ini di tahun 2024 mendatang,” tutup Zayadi.
Diketahui, program pengiriman dai ke wilayah 3T resmi ditutup pada
Selasa, 18 April 2023. Closing Ceremony Pemulangan Dai 3T di wilayah
Garut digelar di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat. Program dai 3T
ini juga digelar di empat wilayah lain, yakni Banten, Sulawesi Selatan,
Kalimantan Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar