19 Juni 2020

SAGUSAVI BERSAMA PAK GANJAR DI WEBINAR KAGAMA KENDAL - KBM DARING DI ERA...




*Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Daring di Era New Normal, Saatnya Gunakan Teknologi menjadi Kebiasaan.* Bagaimana belajar siswa di masa pandemi ini?

*YUK IKUTI WEBINAR KAGAMA KENDAL & INTIP CARA BELAJAR SISWA MILENIAL.* _Keynote Speaker_ : *Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P* (Ketua Umum Kagama dan Gubernur Jawa Tengah)
Pembicara 1: *Jumeri, S.TP., M.Si.* (Kadinas Dikbud Provinsi Jawa Tengah). " _Kebijakan Dindikbud Provinsi Jawa Tengah_ ".
Pembicara 2 : *Sunarto ESAM* (Ketua Kagama Cabang Kendal) " _Belajar Daring Interaktif di Masa Pandemi_ ".
Pembicara 3 : *Indra Charismiaji* (Konsultan/Pemerhati Pendidikan, PW IGI Jateng Sekbid Pengembangan Mutu Guru) " _Keunggulan Belajar Daring sebagai Solusi Belajar dari Rumah (BDR)_ ".
Moderator : *drh. Azizatul Ulfa, M.Si* Host : *Heri Rusmanto*

Hari, tanggal : *Sabtu, 20 Juni 2020* Pukul : *09.00-11.00 WIB*
Link Registrasi : https://bit.ly/KendalBinar
Webinar ini juga akan disiarkan langsung secara [Live Streaming] di Channel Kanal Sagusavi IGI Terimakasih, sampai ketemu di Ruang Webinar.

PERHATIAN: KANAL SAGUSAVI BUKAN PENYELENGGARA SEMINAR ini, HANYA DIMINTA PUBLIKASI DAN MENAYANGKAN SECARA LIVE STREAMING. PERTANYAAN TERKAIT SERTIFIKAT ATAU WEBINAR SILAKAN LANGSUNG KEPADA PANITIA YANG TERTERA DI FLYER.

LAPAN WEBINAR BINDER #01

Bincang Inderaja Seri-01 Jumat, 19 Juni 2020 13:30 WIB (GMT+7)

Topik : "Tantangan dan Peluang Penginderaan Jauh di Disruption Era dan Peran Data Remote Sensing untuk pencapaian SDGs dari Desa/Smart Villages"

Webinar Speakers : Dr. Deni Suwardhi, M.T (Dosen dan Peneliti @ITB) Dr. M. Rokhis Khomarudin, M.Si. (Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh @LAPAN)

Webinar Moderator : Dr. Ety Parwati, M.Si (Peneliti Madya, Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh @LAPAN) Bagi peserta Live YouTube yang ingin bergabung dengan Webinar BINDER#01 melalui Zoom Webinar dapat mengakses link berikut: https://zoom.us/j/91753812639?pwd=UUF...

Peserta yang hadir di Zoom Webinar maupun Live Youtube dapat mengajukan pertanyaan secara paralel pada saat pemaparan narasumber dengan cara klik tautan (link) Slido yang kami sediakan. Link pertanyaan: https://bit.ly/TanyaBINDER01

Cara menuliskan pertanyaan di Slido dapat mengikuti format penulisan sbb: PERTANYAAN : (Tulis narasumber yang dituju / isi pertanyaan) NAMA : (Tulis nama lengkap / institusi) Materi presentasi Narasumber BINDER#01 dapat diunduh melalui link berikut: http://bit.ly/MateriBinder01 Untuk E-Sertifikat peserta akan diberikan 1x24jam melalui email setelah mengisi tautan Daftar Hadir dan Evaluasi melalui link berikut: https://bit.ly/HadirBINDER01

18 Juni 2020

Cara Menyematkan File Excel di Blog Guru





Video tutorial cara menyematkan file excel di blog guru, blog pendidikan, file excel di blog, google spreedshet di blog

by Mr. Mung www.mrmung.com www.sagusablog.com

WEBINAR KNEKS - Optimalisasi Pemberdayaan Potensi UMKM di Pesantren saat...

Dalam perekonomian Indonesia, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi yang sangat besar, karena jaringannya yang tersebar ke pelosok merangkul dan menghidupkan masyarakat luas. Dari segi kuantitas UMKM juga merupakan salah satu sektor penggerak ekonomi Indonesia. Untuk ekonomi dan keuangan Syariah yang lebih baik, sangatlah penting untuk mengembangkan sumber daya manusia yang berkompeten. Seperti pesantren yang merupakan penghasil SDM ekonomi Syariah yang baik. Karena dari sana, mereka sudah dibekali dalam berbagai ilmu dan praktek lapangan pekerjaan yang berkaitan dengan ekonomi Syariah. Saat ini pesantren merupakan tombak utama SDM untuk lulusan-lulusan terbaik dengan keahlian ilmu ekonomi dan keuangan Syariah yang tepat. Untuk itu Bagaimana pemerintah dapat Mengoptimalkan Pemberdayaan UMKM di Pesantren untuk kemajuan ekonomi dan keuangan Syariah di Indonesia ? Penasaran sama jawabanya, Yuk Ikut KNEKS Berbinar ๐Ÿ˜Š

Keynote Speakers •Susiwijono Moegiarso, S.E., M.E - Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Pembicara • M. Anwar Bashori, SE, Mphil - Direktur Desk BI • Ir. Victoria Br Simanungkalit, MM - Deputi Bidang Produksi & Pemasaran, Kementerian Koperasi & UKM • Dr. Ahmad Juwaini – Direktur Bidang Keuangan Inklusif, Dana Sosial Keagamaan & Keuangan Mikro Syariah KNEKS • Ir. Fidri Arnaldy - Direktur Bisnis Ritel BRI Syariah • Umi Waheeda binti Abdul Rahman S.Psi. Msi - Ponpes Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School

๐Ÿ—“Kamis 18 Juni 2020 ⏰Pukul 13.00 - 15.00 WIB

๐ŸŽฅ LIVE via Aplikasi Zoom Meeting IG Live : @kneks.id Youtube : Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah Silahkan Download Materi Webinar “Optimalisasi Pemberdayaan Potensi UMKM di Pesantren saat Pandemic” dengan Klik Link dibawah ini : https://bit.ly/Materi-KNEKS-Berbinar-UKM Jika ada Pertanyaan bisa di Klik Link dibawah ini: https://bit.ly/KNEKSBerbinar-UMKM

16 Juni 2020

RPP AA Kelas V

Bagi bapak/ibu guru yang mau melihat dan mendownload RPP Aqidah Akhlak Kelas V MI, bisa DISINI.

Profil


Nama lengkap saya Hasanuddin yang dilahirkan di Bagik Nyala, 31 Desember 1982. Saya merupakan anak kedua dari enam bersaudara (4 laki-laki dan 2 perempuan). Sekolah Dasar saya mulai di SDN Monjet dan sekarang berganti nama menjadi SDN 4 Gunung Rajak dan selesai pada tahun 1994. Kemudian melanjutkan pendidikan ke MTs NW Bagik Nyala dan selesai pada tahun 1997. Setelah itu melanjutkan ke MA NW Rensing-Rajak dan selesai pada tahun 2000.
Karena ingin sekali memahami ilmu agama yang mumpuni, akhirnya saya melanjutkan pendidikan menuju MDQH (Ma'had Darul Qur'an wal Hadis) Al Majidiyyah Asy Syafi'iyyah Nahdlatul Wathan di Anjani Lombok Timur dan selesai pada tahun 2004.
Setelah menyelesaikan pengajian kitab kuning selama empat tahun kemudian saya mulai mengabdikan diri menjadi guru honorer di Ponpes Nurul Jannah NW Ampenan dan melanjutkan kajian kitab lagi di perguruan tinggi swasta di Kota Mataram, yakni UNW (Universitas Nahdlatul Wathan) Mataram dengan masuk di Fakultas Sastra jurusan Sastra Arab dan selesai pada tahun 2007.
Sebelum pelaksanaan wisuda saya menikah dengan seorang gadis yang shalihah, cantik, baik hati, dan pengertian serta penuh perhatian kepada saya dan keluarga. Gadis itu adalah Rohani, dan darinya saya mendapatkan keturunan 3 orang, yaitu Munawwaroh Hasanah (2008), Muhammad Alfin Hasan (2010), dan Ashabul Yamin Yaumil Hasan (2019).
Pada tahun 2011 saya melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana, yakni IAIN Mataram (sekarang UIN Mataram) dengan mengambil prodi PAI dan tamat pada tahun 2014.  

Hubungi Saya

WA. : 087861625326
email: hasanuddinh699@gmail.com
email madrasah: minuruljannahnw1996@gmail.com
blog madrasah: minuruljannahnw.blogspot.com
website:https://www.renderforest.com/website-maker/230837

12 Juni 2020

Webinar Internasional IGI SULSEL

Dilaksanakan oleh pengurus Ikatan Guru Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan, dengan pembicara : Muhammad Ramli Rahim, Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (Terkonfirmasi)
Muhammad Hasan Chabibie, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
Ronny Adhikarya, Ph.d Standford University, United States (Terkonfirmasi)
Dieno Diba, the university of Tokyo, Jepang (Terkonfirmasi)
Iin Tussanti, guru di Jeddah, Arab Saudi (Terkonfirmasi)
Inrayati Atjo, guru di Bangkok, Thailand (Terkonfirmasi)
Nurfitriah, guru di Cairo, Mesir (Terkonfirmasi) Ponco Handayawati, guru di Den haag, Belanda (Terkonfirmasi)
Raden Septriwi, guru di Yangon, Myanmar (Terkonfirmasi)
Tiara C Gusman, Monash university, Meulborne, Australia (Terkonfirmasi)
Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Juni 2020, Pukul 09.00 - 16.00 Wita

11 Juni 2020

Modul di Buku 4 PKB (Pertemuan-2)

Ciri khas modul adalah tersedianya berbagai petunjuk yang lengkap dan rinci, agar peserta didik mampu menggunakan modul dalam pembelajaran secara mandiri. Buku 4 tentang Pedoman Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan Angka Kreditnya adalah buku wajib yang harus dibaca, dipelajari, dipahami, dan dipraktikkan oleh setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) guru yang ingin mengajukan kenaikan pangkat. Buku ini membahas tentang unsur kenaikan pangkat dan angka kreditnya pada Pengembangan Diri, Publikasi Ilmiah, dan Karya Inovatif. Buku 4 ini sudah sangat jelas dan gamplang untuk menjelaskan mulai dari kriteria, angka kredit setiap unsur, sistematika laporan, dan berkas pengiriman untuk berkas angka kredit. Jika teman-teman patuh dan mengikuti buku ini, maka akan dengan mudah naik pangkat.

Kupas Tuntas Tentang Modul (Pertemuan-3)

Pengertian Modul
Modul merupakan salah satu bentuk bahan ajar yang dikemas secara utuh dan sistematis, didalamnya memuat seperangkat pengalaman belajar yang terencana dan didesain untuk membantu peserta didik menguasai tujuan belajar yang spesifik. Modul minimal memuat tujuan pembelajaran, materi/substansi belajar, dan evaluasi.

Sistematika Modul (Pertemuan-4)


Buku 4 PKB menjelaskan bahwa  materi pelajaran pada suatu modul, disusun dan disajikan sedemikian rupa agar peserta didik secara mandiri dapat memahami materi yang disajikan. Sistematika modul umumnya terdiri dari:
(1) petunjuk untuk siswa;
(2) isi materi bahasan (uraian dan contoh);
(3) lembar kerja siswa;
(4) evaluasi;
(5) kunci jawaban evaluasi; dan
(6) pegangan tutor/guru (jika ada).

Analisis KI, KD, IPK, dan TP (Pertemuan-5)

Setiap pendidik wajib mengetahuai tentang semua hal yang berhubungan dengan kurikulum. Kurikulum adalah pijakan dalam menyusun semua hal yang ada di bawahnya, seperti: perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi, dan tindak lanjut. Dalam konteks pembuatan modul, bagian dari kurikulum yang harus kita ketahui adalah pemahaman istilah Kompetensi, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Indikator Pencapaian Kompetensi, dan Tujuan Pembelajaran.

Pengembangan Materi Pelajaran (Pertemuan-6)

Pengembangan Materi Pelajaran (Pertemuan-6)

Materi pembelajaran dikembangkan dari Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) sesuai dengan tuntutan KD dari KI-3 (Pengetahuan) dan KD dari KI-4 (Keterampilan), disesuaikan dengan silabus. Materi pembelajaran dapat berasal dari buku teks pelajaran dan buku panduan guru, sumber belajar lain berupa muatan lokal, materi kekinian, konteks pembelajaran dari lingkungan sekitar yang dikelompokkan menjadi materi untuk pembelajaran reguler, pengayaan, dan remedial.
Selain berdasarkan IPK, pengembangan materi pembelajaran juga mempertimbangkan hal-hal berikut.
  1. Relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan.
  2. Tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial dan spiritual peserta didik.
  3. Kebermanfaatan bagi peserta didik.
  4. Struktur keilmuan.
  5. Berbagai sumber belajar (referensi yang relevan dan termutakhir).
  6. Penguatan nilai-nilai karakter.
  7. Alokasi waktu.
Pengembangan materi pembelajaran dapat berupa isi pengetahuan (content knowledge) dan atau dimensi pengetahuan (paedagogical knowledge). Kegiatan pengembangan materi pembelajaran dilakukan untuk menghasilkan ruang lingkup materi pembelajaran. Ruang lingkup materi mata pelajaran disusun dengan tujuan untuk memberi pengalaman kongkret dan abstrak kepada peserta didik.
Jenis-jenis materi pembelajaran dapat diklasifikasi sebagai berikut. 
Fakta yaitu segala hal yang bewujud kenyataan dan kebenaran, meliputi nama-nama objek, peristiwa sejarah, lambang, nama tempat, nama orang, nama bagian atau komponen suatu benda, dan sebagainya. Contoh dalam mata pelajaran Sejarah: Peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 dan pembentukan Pemerintahan Indonesia.
Konsep yaitu segala yang berwujud pengertian-pengertian baru yang bisa timbul sebagai hasil pemikiran, meliputi definisi, pengertian, ciri khusus, hakikat, inti /isi  dan sebagainya. Contoh, dalam mata pelajaran Biologi: Hutan hujan tropis di Indonesia sebagai sumber plasma nutfah, Usaha-usaha pelestarian keanekargaman hayati Indonesia secara in-situ dan ex-situ, dsb.
Prinsip yaitu berupa hal-hal utama, pokok, dan memiliki posisi terpenting, meliputi dalil, rumus, adagiumpostulat, paradigma, teorema, serta hubungan antarkonsep yang menggambarkan implikasi sebab akibat. Contoh, dalam mata pelajaran Fisika: Hukum Newton tentang gerak, Hukum 1 Newton, Hukum 2 Newton, Hukum 3 Newton, Gesekan Statis dan Gesekan Kinetis, dsb.
Prosedur merupakan langkah-langkah sistematis atau berurutan dalam mengerjakan suatu aktivitas dan kronologi suatu sistemContoh, dalam mata pelajaran TIK: Langkah-langkah mengakses internet, trik dan strategi penggunaan Web Browser dan Search Engine, dsb.
Sikap atau Nilai merupakan hasil belajar aspek sikap, misalnya  nilai kejujuran, kasih sayang, tolong-menolong, semangat dan minat belajar dan bekerja, dsb. Contoh, dalam mata pelajaran Geografi:  Pemanfaatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan, yaitu pengertian lingkungan, komponen ekosistem, lingkungan hidup sebagai sumberdaya, pembangunan berkelanjutan.
Prinsip-prinsip yang dijadikan dasar dalam menentukan materi pembelajaran adalah kesesuaian (relevansi), keajegan (konsistensi), dan kecukupan (adequacy).
Relevansi artinya kesesuaian. Materi pembelajaran hendaknya relevan dengan pencapaian standar kompetensi dan pencapaian kompetensi dasar. Jika kemampuan yang diharapkan dikuasai peserta didik berupa menghafal fakta, maka materi pembelajaran yang diajarkan harus berupa fakta, bukan konsep atau prinsip ataupun jenis materi yang lain.  Misalnya : kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik adalah ”Menjelaskan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya”  (Ekonomi kelas X semester 1) maka pemilihan materi pembelajaran yang disampaikan seharusnya ”Referensi tentang hukum permintaan dan penawaran” (materi konsep), bukan  Menggambar kurva permintaan dan penawaran dari satu daftar transaksi (materi prosedur).
Konsistensi artinya keajegan. Jika kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik ada empat macam, maka materi yang harus diajarkan juga harus meliputi empat macam. Misalnya kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik adalah Operasi Aljabar bilangan bentuk akar (Matematika Kelas X semester 1) yang meliputi penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, maka materi yang diajarkan juga harus meliputi teknik penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan merasionalkan pecahan bentuk akar.
Adequacy artinya kecukupan. Materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu peserta didik menguasai kompetensi dasar yang diajarkan. Materi tidak boleh terlalu sedikit, dan tidak boleh terlalu banyak. Jika terlalu sedikit maka kurang membantu tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar. Sebaliknya, jika terlalu banyak maka akan mengakibatkan keterlambatan dalam pencapaian target kurikulum (pencapaian keseluruhan SK dan KD).
Materi pembelajaran yang sudah ditentukan ruang lingkup serta kedalamannya dapat diurutkan melalui dua pendekatan pokok, yaitu: pendekatan prosedural dan hierarkis.
Pendekatan prosedural. Urutan materi pembelajaran secara prosedural menggambarkan langkah-langkah secara urut sesuai dengan langkah-langkah melaksanakan suatu tugas. Misalnya langkah-langkah: dalam menelpon, dalam mengoperasikan peralatan  kamera video, cara menginstalasi program computer, dan sebagainya.
Pendekatan hierarkis. Urutan materi pembelajaran secara hierarkis menggambarkan urutan yang bersifat berjenjang dari bawah ke atas atau dari atas ke bawah. Materi sebelumnya harus dipelajari dahulu sebagai prasyarat untuk mempelajari materi berikutnya.

Pengembangan Lembar Kerja Siswa (Pertemuan-7)

Pengembangan Lembar Kerja Siswa (Pertemuan-7)

Lembar Kerja Siswa (LKS) adalah lembar kerja yang berisi informasi, perintah/instruksi dari guru kepada siswa untuk mengerjakan suatu kegiatan belajar dalam bentuk kerja, praktek atau dalam bentuk penerapan hasil belajar untuk mencapai suatu tujuan. Lembar Kerja Siswa (LKS) merupakan suatu bahan ajar cetak berupa lembaran berisi tugas yang di dalamnya berisi petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan tugas. Lembar Kerja Siswa ( LKS) bisa diartikan lembaran-lembaran yang digunakan peserta didik sebagai pedoman dalam proses pembelajaran, serta berisi tugas yang dikerjakan oleh siswa baik berupa soal maupun kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.
Tujuan penyusunan LKS setidaknya ada 4 hal, yaitu:
  1. Menyajikan bahan ajar yang memudahkan peserta didik untuk berinteraksi dengan materi yang diberikan
  2. Menyajikan tugas-tugas yang meningkatkan penguasaaan peseta didik terhadap materi yang diberikan
  3. Melatih kemandrian belajar peserta didik, dan
  4. Memudahkan pendidik dalam memberikan tugas kepada peserta didik.
Fungsi LKS secara umum adalah sebagai berikut :
  1. Membantu guru dalam menyusun rencana pembelajaran
  2. Mengaktifkan peserta didik dalam proses belajar mengajar
  3. Sebagai pedoman guru dan peserta didik untuk menambah informasi tentang konsep yang dipelajari melalui kegiatan belajar secara sistimatis.
  4. Membantu peserta didik memperoleh catatan tentang materi yang akan dipelajari melalui kegiatan belajar
  5. Membantu peserta didik untuk menambah informasi tentang konsep yang dipelajari melalui kegiatan belajar secara sistematis.
  6. Melatih peserta didik untuk menemukan dan mengembangka keterampilan proses, dan
  7. Mengaktifkan peserta didik dalam mengembangkan konsep
Bentuk LKS ada dua, yaitu: LKS HANDS-ON: suatu kegiatan yang melibatkan praktik atau eksperimen dengan menggunakan peralatan dan bahan yang berlaku. Sistematika penyusunan LKS Hands-On adalah Judul, Tujuan, Alat dan Bahan, Prosedur Kerja, Tabel Data, dan Bahan Diskusi.  LKS MINDS-ON: terfokus pada inti dari konsep yang memperkenalkan siswa untuk membangun proses berpikir dan mendorong mereka untuk bertanya dan mencari jawaban yang dapat meningkatkan pengetahuannya dan dengan demikian siswa mendapatkan pemahamannya. Sistematika LKS Minds-On adalah Judul, Tujuan, Petunjuk Kerja, dan Diskusi dan Pembahasan.

10 Juni 2020

International Webinar - The Challenges and Prospects of Mariculture Deve...


COVID-19 pandemik menyebabkan menurunnya produktifitas dihampir semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara tidak terkecuali di sistem riset, pengembangan, pengkajian dan pendidikan (LITBANGJIRAP) di Indonesia. Namun sebagai bangsa yang secara historis memiliki resiliensi yang kuat dan kreativitas yang tinggi, kondisi saat ini perlu dipandang sebagai tantangan untuk lebih meningkatan kegiatan, output, networking LITBANGJIRAP di tengah batasan-batasan New Normal Policy yang telah ditetapkan oleh Pemerintah RI. Oleh karena itu, Pusat Riset Perikanan menginisiasi acara Webinar Mengajar skala Internasional yang akan menghadirkan pembicara terkemuka di bidang Budidaya Laut dan Payau dari 3 Benua yaitu Eropa, Amerika Serikat dan Australia. Webinar Mengajar Skala Internasional ini bertema: "The Challenges And Prospects Of Mariculture Development Within The Framework Of Ecosystem Approach To Aquaculture" Tema ini merupakan pengejawantahan dari upaya pemerintah Indonesia melalui dua kementerian yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi untuk mempercepat pengembangan produksi budidaya laut melalui pembangunan sentra-sentra budidaya skala besar terintegrasi, pemilihan species budidaya yang berdaya saing tinggi, serta perwujudan sistem budidaya laut yang berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan di Indonesia. Adapun pembicara yang akan mengisi Webinar Mengajar ini yaitu: 1. Prof. Michael A. Rice, PhD, University of Rhode Island, New York, United States of America 2. Prof. Dr. Chris J. Cromey, The Scottish Association for Marine Science, Oban, United Kingdom 3. Dr. Patrick White, Akvaplan-Niva, Athens, Greece 4. Valentin Thepot (Ph.D Cand.), University of Sunshine Coast, Queensland, Australia 5. Dr. Debashish Mazumder, Australia Nuclear Science and Technology Organisation (ANSTO), Sydney, Australia 6. Prof. Dr. Jesmond Sammut, University of New South Wales, Sydney, Australia Perlu kami sampaikan bahwa ke-6 pembicara tersebut telah menyatakan kesediaanya untuk mengisi Webinar Mengajar terkait budidaya laut berbasis Ecosystem Approach to Aquaculture. Satu catatan bahwa dua pembicara dari Greece dan United Kingdom akan melakukan pre-recorded presentasi dikarenakan perbedaan waktu yang tidak memungkinkan antara Benua Eropa dan Indonesia.


09 Juni 2020

Playlist Tutorial

Salam kreatif dan inovatif,
Bekerja dirumah? Mengapa tidak,
Yuk bekerja dirumah dengan membuat berbagai karya untuk anak didik kita
Berikut ini beberapa link Tutorial yang ada di Chanel YouTube Media Belajar Temanggung, @mediabelajartemanggung
Semoga bermanfaat,
Ingat, bantu Like, Komen, SUBSCRIB dan share ya,

Selamat berkarya...
Salam Edukasi,

Kang Widi

#stayhome
#dirumahaja
#kangwidi
#sagusavi
#corona
#covid19

Playlist Tutorial Membuat TTS-Teka-teki Silang dengan EclipesCrossword:
https://www.youtube.com/playlist?list=PLK0OvJjyOijQMuFBbATu3wUw_7TlulI_H

Playlist Tutorial Membuat Running Text (Text Berjalan) dengan PowerPoint:
https://www.youtube.com/playlist?list=PLK0OvJjyOijQhx3qVv4dPO5uWjeuNtD5D

Tutorial membuat Animasi Mobil berjalan dengan PowerPoint:
https://www.youtube.com/playlist?list=PLK0OvJjyOijRgV6cYvupeW-5R0sYkwdS5

Tutorial membuat Video Pembelajaran:
https://www.youtube.com/playlist?list=PLK0OvJjyOijRNNhBoxxmiQa-4-sWGsZcd

08 Juni 2020

Aplikasi Telegeram Untuk Absen Kehadiran dan Steam

Selamat pagi dan Selamat beraktifitas. Semoga dlm keadaan sehat selalu
Jng lupa sarapan buat yg TDK puasa agar selalu bersemangat dan jng lupa tersenyum agar bahagia
Buat yg sakit smoga cepet sembuh ya,aamiin ya Rabb


Berikut disajikan tentang aplikasi telegeram yg bisa dipergunakan untuk absen kehadiran dan steam

https://youtu.be/HgeX_-1yDf0
Presentasi kedatangan dan kepulangan menggunakan telegram

https://youtu.be/WnK6vFw7k30
Bot telegeram

https://youtu.be/h-pUx9xhJHw
Pembelajaran steam

https://youtu.be/nhZPaxhcqns
Penerapan steam di SMK


https://youtu.be/zM3J1-uMUpA
Steam bagian 1


https://youtu.be/kkw4FoNd8Y0
Steam bagian dua

Smoga bermanfaat

Media Presentasi Interaktif

Tak terasa sebentar lagi libur kenaikan kelas dan akan masuk ke ajaran baru
Yuk mumpung libur kita mempersiapkan media media pembelajaran yg nantinya akan kita pergunakan
Sudah tau blm ada media presentasi interaktif namanya mentimeter
Yg penasaran silahkan dipelajari vdan di kembangkan

https://youtu.be/2cKJJ5MUet0
Membuat akun di mentimeter

https://youtu.be/3JqT8fZwoEk
Membuat presentasi interaktif dengan mentimeter

https://youtu.be/nuAbmnlgp00
Menjalankan mentimeter bersama siswa

https://youtu.be/Xz3ZgYgFWNo
Canva sebagai media pembelajaran

https://youtu.be/KKpyGHWOnco
Myview board

https://youtu.be/MzPK0s8LNLI
Disain class model

https://youtu.be/H_ZcQe7gfGA
Kolaborasi learning

https://youtu.be/IabdyLwSnMU
Penggunaan easy skect

https://youtu.be/C8rH72zqqms
Penggunaan edupuzzle

Smoga bermanfaat

Menerbitkan Buku Dari Hasil PTK



Sebuah resume belajar dari kelas menulis "Belajar Menulis Bersama Om Jay" melalui WAG.
Hari/Tanggal               : Rabu, 3 Juni 2020
Pukul                           : 19.00-21.00 WIB
Nara Sumber               : Hati Nurahayu
Tema                           : Menerbitkan Buku Dari Hasil PTK

Bagi Guru PNS, mendengar PTK sudah tidak asing. PTK sangat penting dan wajib digunakan guru untukmemenuhi naik pangkat. Banyak tantangan yang mesti dihadapi oleh guru dalam membuat PTK. Susah susah gampang dalam menyusun  atau menentukan latar belakang  menentukan PTK. Itu modal  atau titik awal  yang menentukan  PTK dapat dilakukan.

Lalu  setelah  membuat PTK dapatkah kita  mendapatkan  nilai PAK versi lain,  ini terutama bagi PNS. selain artikel untuk dijurnalkan, dapat pula  kita jadikan buku. Buku ini memiliki kebermanfaatan lain juga sebagai bahan literasi bacaan pendidik lain dalam melakukan PTKnya juga.

Untuk mengetahui lebih dalam sudah hadir nara sumber yang sangat mumpuni. Hati Nurahayu Pendidik SMP Plus Al-Amanah Dayeuhkolot Kab. Bandung SMP-SMA Karakter UTSMAN BIN AFFAN Arjasari Kab. Bandung CEO-TATA AKBAR. Banyak penelitian ilmiah dilahirkan dari tangan beliau. Hasil Karya Tulis Buku yang sungguh luar biasa.

Banyak versi dan ciri khas setiap guru dalam menyusun PTK. saya menerima banyak naskah untuk diterbitkan dari penulis. dan tentunya saya tidak menerbitkan asal langsung  cetak hasil PTK. tetapi mengubah terlebih dahulu selayaknya buku yang lebik oke penampakannya untuk dibaca, juga menarik.

Bagaimana caranya? Ibu Hati Nurahayu akan memberikan trik nya.
ini misalkan contoh PTK sederhana saya tahun 2014..lalu bagaimana saya membukukannnya, bisa menjadi 2 versi. Teman teman boleh menentukan, mau versi satu atau versi saya yang pernah saya buat. silahkan bebas memilih.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQMiFbF9ITjSqnAPJWC-acJruv8EaoZmIqu4HQNSOs_hjNfIb19fN6TQc1Me2KOOqdgyqfav_FY4rcXqVwJjD_YxWAb3E9VPaGfsyoPBisiy6ChvwYazCZJ_5vl4h3XsB00qBqqYGndIjR/s400/hati-1.JPG

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglhWJlPd95ZlQzj9CcvLp_CoPeMTRhKZW91ogAbSYruyd_pqq0nGFTmrh-ADatZfAbPprmSbjiRKjuHyb4mdwdOTQ5Hp61svntlsbrMUWaCk6FvZ8rNG3CaCC-AQyaL01Xw2syJTY_2j6S/s400/hati+2.JPG


Ini merupakann beberapa PTK dan Inobel maupunn best practice yang saya terbitkan menjadi buku, karya sahabat guru nasional. Ini juga  cara kita mengambil judul dari PTK saya simpelkan seperti ini. Salah satunya buku Omjay, PTK yang telah lolos Inobel 2018. dan menjadi buku saya ubah versi penyusunannya, agar tidak seperti laporan Inobel atau PTK. Karena banyak penulis yang blm mengubah PTK menjadi buku, saya lebih mengarahkan mereka mengubah versi buku terlebih dahulu. Dalam mengubah PTK menjadi buku, penting sekali memperbannyak isi materi variabel bebasnya dari kata kunci judul buku kita. atau lebih memperluas isi bacaannya. Tentunya berdasarkan sumber yang relevan.

Banyak guru kebingungan mencari judul. Kita tidak usah bingung, ambil intinya saja buku kita jadi asik untuk dikembangkan menjadi buku bacaan juga dari PTK kita.

Sesi Tanya Jawab :

Apakah PTK yang dijadikan buku bisa bisa dari 2 orang guru yg bersama2 saat mlakukan PTK? Saat liat di panduan itu PTK sepertinya hanya sbagai pelengkap dalam Buku (sbg contoh saja). Apakah demikian?
Boleh dua orang. kan buku beda lagi nilainya dengan PTK. kita mengembangkan dari isi PTK kita lebih ke versi buku seperti yang saya share filenya. tidak masalah. tetapi kalau dalam pembagian angka kredit yang saya tahu. kalau yang menulis bukunya berdua pastinya dibagi dua untuk PAK. Amannya 70 halaman. dan isi materi bahasan lebih diperbanyak jangan sesimpel PTK

Bagaimana cara ibu bisa menjadi editor handal dan bisa membuat tulisan menjadi menarik untuk dibaca? apalagi dari ptk bisa berubah menjadi buku. keren sekali bu. Sukses terus ya bu.
Saya masih belajar hanya membantu guru menerbitkan bukunya. Pastinya untuk mengubah buku menjadi PTK, saya banyak membaca buku best seller, bagaimana mereka menyajikan materi untuk menjadi sebuah buku. Melihat tata letak sebuah buku agar lebih menarik dibaca. Juga menyediakan bacaan sumber lain, karena editor juga harus banyak membaca buku sumber relevan. Setiap buku bervariasi tentunya. Ada yang sederhana menjadi luarbiasa dari PTK. Tergantung isi kontennPTK yang dibuat guru, dan kliknya ide kita mengembangkan. Tetapi karena semakin banyak guru yang ingin dibantu mengubah PTK, saat ini saya menyerahkan kepenulis mengubah terlebih dahulu agar belajar juga membuat menjadi buku dari PTKnya.

Seberapa perlu pra siklus dalam PTK? Boleh saran; selain membuat resume materi apa bisa di bagikan tema tulisan. Agar peserta makin fokus menulis
Saat saya menerima Researc Grant Seaqis, PTK kita bila satu siklus berhasil tidak masalah. Kata Profesor penguji PTK saya tahun 2017 kan ada rencana kita persiapkan 2 siklus apabila tidak berhasil dan PTK fokus ke inti permasalahan, misalkan tentang ke karakter, atau misal ke pemahaman. jangan banyak indicator. Misal meningkatkan ketermpilan dan hasil belajar, tapi fokus ke salah satu, ke keterampilan.dan diperjelas dalam tindakan juga refleksi.

Mohon penjelasan bagian2 mana saja dari batang tubuh ptk yang dibuang, dan bagian mana pula yang perlu tambah dari ptk supaya memenuhi syarat menjadi sebuah buku?
Yang dibuang yang bagian misalnya pendahuluan bagian kata kata PTKnya. Bagian yang ditambahkan di materi kata kunci PTK kita. Misalkan judul implementasi Media stearofom pembelajaran Organisasi kehidupan untuk meningkatkan kreativitas kita kembangkan tentang Media (Pengetian, manfaat, jenis), Pembelajaran (materi tentang belajar mengajar), Kreativitas (diberi pengertian dan lainnya). Kita upayakan agar pembaca memahami isi buku kita secara lengkap, dan mengena apabila menjadi buku. bebas terserah penulis, karena setiap penulis memiliki ide dan kreativitas masing-masing yang berbeda sesuai penggalaman dan bacaannya yang dia dapat. Semakin literatnya penulis akan semakin oke buku yang dia tulis. Karena literasi rangkaian membaca, berpikir dan menulis.

Dari outline kedua versi buku PTK yang saya tangkap, apakah benar jika versi buku PTK itu lebih ditekankan pembahasan pada tinjauan pustaka dan hasil penelitiannya Bu? Data-data dan grafik yang didapat ketika penelitian apakah ikut dimasukkan ke dalam versi buku? Apakah hasil penelitian R&D bisa juga dijadikan sebuah buku ibu?
Versi buku ke 2 itu PTK keseluruhan kita masukkan dalam buku, tapi diberi materi tentang PTK  seperti yang saya contohkan. itu pernah ditulis oleh Omjay dan saya juga. Data grafik boleh dimasukkan itu bukti telah diterapkan atau diaplikasikan di kelas, tidak masalah. R&D juga bisa banget, yang tadi dikembangkan itu bu.

Untuk PTK yg dijadikan buku, itu satu PTK saja atau harus kumpulan PTK? Apakah satu best Praktice juga bisa dijadikan buku. Untuk dibuat jadi buku apakah harus diseminarkan? Sekarang sdh pembelajaran K 13, saya punya PTK tapi tahun sebelum K13 dan perrnah jd juara di even My Teacher My Hero Apakah boleh dibuat buku?
kalau mau membuat versi penulisan 1 cara saya satu PTK saja. kalau mau versi dua bisa beri contoh PTK satu atau lebih. banyaknjuga yg menulis Kumpulan PTK. biasanya saya menuliskan pembuka dannisi materi sepintas tentang PTK.
Satu best bisa jadi buku. sangat bisa dan dikembangkan oleh penulis juga.
tidak usah diseminarkan tidak apa apa .
bisa banget

Dalam ptk itu ada 3 siklus ya..bagaimana jiga di siklus akhir hasilnya mengalami penurunan?apakah PTK nya harus diulang atau itu juga bisa disebut dengan PTK? Apa kah ada yang salah dalam penentuan variabel nya apabila terjadi hal demikian?
Kalau siklus dua meningkat sudah saja, kalau siklus akhir menurun lakukan refleksi dan tindakan lagi. Variabelnya jangan terlalu banyak.bisa aja kita tidak berhasil karena tidak fokus menilai setiap indikator dari variabel itu. fokus satu variabel dan mendalam pembahasannya bu. itulah namanya PTK. Maaf PTK saya yang di share itu banyak variabel. hanya contoh penyusunan saja. itu penelitian dulu 2014

Saya meminta saran, bagaimana caranya agar kita menerapkan suatu teori yang akan kita jadikan PTK menjadi efektif? Karena karakter belajar dan psikologi siswa dalam satu kelas sangat beragam? Terima kasih
Agar efektif pastinya sesuai dengan tidnakannyang akan kita lakukan , jangan meluas bu. sesuainkata kunci judul PTK kita karena kalaubkita bahas mendalam materi itu malah meluas juga. Jadi teori fokus ke kata kunci PTK kita. Cari bahasannya mau bekarakter apa ke psikologi? salah satu saja.

Menarik sekali membuat ptk menjadi buku. Selama ini saya hanya berfikir hasil ptk dijadikan artikel jurnal. Pertanyaan saya, dibagian buku yang manakah hasil2 penelitian ditulis (dimunculkan) ?
Bagian yang diberikan tindakan, atau kata kunci PTK .

Dalam penilaian Dupak sering PTK tidak dapat nilai dari Tim penilai. Dari pengalaman ibu apa kira- kira kekurangan sebzah PTK ? Jelaskan perbedaan PTK dgn Best Practice !
PTK kalau buku harus berbeda dari buku, kalau PTK mungkin ikuti sesuai peraturan di daerahnya masing- masing sebelum membuat PTK, kalau buat naik pangkat. PTK dan best pract sangat berbeda. PTK ada alur penelitian serangkaian observasi-rencana-tindakan-refleksi- juga bersiklus bila siklus satu tidak berhasil. Best pract pengalaman terbaik dinkelas dengan sistematika tertentu yang lebih simpel. Laporan PTK dapat dijadikan best Practice, nmaun laporan best Pract tidak dapat dijadikan PTK. itu menurut saya

PTK yang telah dibuat, ketika akan di buat jadi buku, apakah dilakukan daur ulang pada kalimat-kalimat yang digunakan atau hanya dipermak pada sejumlah bagian? Kira-kira caranya seperti apa mengolah kalimat PTK menjadi kalimat buku?
Bebas terserah penulis, pokoknya harus beda dengan PTK yang kita ajukan buat PtK dari susunan .Mau lengkap atau tidak lengkap, bisa ikuti cara yang saya share bentuk pdf. minimal 70 halaman kertas A5 untuk menjadi buku. Mengolah kalimat PTK jangan ada kata kata laporan pTK dari pengantar atau di pembuka pada bmengolahnkalimat PTK..jangan ada kata kata laporan pTK dati pengantar atau di pembuka pada buku.


Demikianlah share pengalaman dan trik yang telah diberikan, mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua.
Demikianlah share pengalaman dan trik yang telah diberikan, mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua.

Berbagi Pengalaman Menerbitkan Buku






Sebuah resume belajar dari kelas menulis "Belajar Menulis Bersama Om Jay" melalui WAG.
Hari/Tanggal     : Senin, 8 Juni 2020
Pukul                 : 19.00-21.00 WIB
Narasumber       : Emi Sudarwati
Tema                  : Berbagi Pengalaman Menerbitkan Buku


Marilah kita simak perkenalan dan penjelasan ibu Emi Sudarwati yang saat ini merupakan guru  Bahasa Jawa SMPN 1 Baureno Bojonegoro, Jawa Timur.  Pegiat Literasi Guru dan Siswa Indonesia.  Lebih dari 460 buku ber-ISBN yang ada nama saya di dalamnya.
CURRIKULUM VITAE EMI SUDARWATI
EMI SUDARWATI.  Alumni Jurusan Bahasa Daerah IKIP Negeri Surabaya tahun 1993 dan lulus tahun 1998.  Mengajar di SMPN 1 Baureno ini sejak tahun 2005.  Disamping aktif mengajar, juga telah menulis dan menerbitkan beberapa karya sastra Jawa dan Sastra Indonesia. Editor lebih dari 250 buku karya siswa dan guru Indonesia.
Sebagai PJ Budaya Lingkungan dan Pembiasaan Sekolah, aktf sebagai pembina majalah siswa Bhakti  sampai saat ini, Penggagas perpustakaan mini di kelas IXF, dan mengupayakan pengembangan diri Teater Bhakti.  Pengurus MGMP Bahasa Jawa Kabupaten Bojonegoro ini juga sebagai salah Guru Ahli di Pusat Belajar Guru Kabupaten Bojonegoro.
Penulis novel berjudul Ngilon (2014), Novel Kinanthi (2017), Rona Hidup (2018),  Petualangan Siswa Indigo (2019), Novel Sujud Sangisore Talang Mas, dan Kumpulan Esai Menulis dan Menerbitkan Buku untuk Keliling Nusantara dan Dunia (2019). Bergabung dengan Persatuan Masyarakan Budaya Nasional Indonesia (PERMADANI).  Pengelola TBM Kinathi ini juga pimpinan Grup Patungan Buku Inspiratif, yang sudah menerbitkan hampir 400 buku ber isbn.  Pada Tanggal 28 Oktober 2015, mendapat penghargaan dari Balai Bahasa Jawa Timur sebagai Guru Bahasa Jawa Kreatif.  Pada tahun yang sama, juga mendapat penghargaan sebagai finalis Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Nasional. 
Pada tahun 2016, sebagai juara III Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten Bojonegoro. Pada tahun yang sama, juga sebagai juara I Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Nasional, kategoro SORAK (Seni, Olah raga, Agama dan Muatan lokal, dan Bimbingan Konseling).  Prestasi ini yang mengantarnya berkunjung ke negeri Kincir Angin Belanda.  Mempelajari sistem pendidikan yang ada di Universitas Windesheim dan Iclon Universitas Leiden.  Juga berkunjung ke sekolah-sekolah terbaik di Hollan dan Nederlands.
Pada tahun 2013.  Penulis bergabung dengan sebuah kelompok penulis di Bojonegoro.  Namanya PSJB (Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro).  Di sana penulis banyak berjumpa dan berkenalan dengan penulis-penulis senior. Seperti: JFX. Hoery (Padangan-Bojonegoro),  Sunaryata Soemardjo (Ngimbang-Lamongan), Nono Warnono (Gajah Indah-Bojonegoro), Gampang Prawoto (Sumberrejo-Bojonegoro), Sri Setyo Rahayu (Surabaya), almarhum Anas AG (Pemred  Radar Bojonegoro-waktu itu), dan masih banyak lagi yang lainnya. Dari orang-orang hebat di dunia tulis-menulis itu, akhirnya penulis mendapatkan pencerahan.  Bahwa karya siswa yang sudah terkumpul bisa diterbitkan dengan ISBN (Internsional Standart Book Nomber).
Pada awal tahun 2014 ini terbitlah Kumpulan Cerkak karya Emi Sudarwati dan Siswa SMPN 1 Baureno dengan judul buku LUNG. Pada penghujung tahun 2014.  Kembali bekerja sama dengan PSJB, penulis menerbitkan buku karya Emi Sudarwati dan Siswa SMPN 1 Baureno.  Tidak berhenti sampai di situ.  Karya-karya ini juga mendapat sambutan baik dari kepala sekolah, kepala dinas pendidikan, bahkan bupati Bojonegoro saat itu.
Sampai-sampai penulis dan siswa didatangi oleh salah satu wartawan radar Bojonegoro untuk wawancara.  Alhasil, besuknya tayang di surat kabar harian radar Bojonegoro yang sangat terkenal itu.  Dari sana,  semua penasaran dengan buku karya siswa tersebut.  Sehingga Toko Buku Nusantara Bojonegoro banyak diserbu pembeli buku.  Semua ingin membaca dan belajar menulis, serta menerbitkan buku.
Buku karya Emi Sudarwati dan siswa SMPN 1 Baureno  menjadi inspirasi bagi banyak sekolah.  Bukan hanya di Bojonegoro, namun juga di Kabupaten lain.  Sehingga sering diwawancara wartawan berbagai media,  baik cetak maupun on line.  Akhirnya bisa tampil di berbagai media tanpa harus membayar sepeserpun.
Pada tahun 2015 ini, penulis ditugaskan untuk mengikuti lomba inobel tingkat nasional.  Awalnya ada rasa tidak percaya diri.  Namun karena Bapak Edy Dwi Susanto selaku kepala sekolah waktu itu tidak henti memberikan semangat dan motivasi.  Akhirnya penulis mengirimkan karya inovasi, meskipun dengan setengah hati.
Namun tidak disangka, ternyata dapat panggilan sebagai finalis inobelnas.  Bersama 102 guru dari seluruh Indonesia, penulis diundang ke Jakarta untuk presentasi.  Ternyata bukan hanya presentasi, tetapi ada ujian tulis juga.  Seusai lomba, seluruh finalis diajak berwisata di Dufan.  Meskipun belum mendapat juara, namun penulis sudah cukup bangga, bisa belajar bersama guru-guru hebat dari seluruh tanah air.
Di samping itu, penulis juga mendapat rekomemdasi dari PSJB untuk mengikuti sayembara di BBJT.  PSJB adalah kepanjangan dari Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro.  Sedangkan BBJT kepanjangan dari Balai Bahasa Jawa Timur.  Lembaga tersebut, setiap tahun mengadakan sayembara, yaitu pemilihan sanggar sastra, karya sastra Indonesia, karya sastra Jawa, dan guru bahasa berdedikasi.
Puji sukur, penulis mendapat anugrah sebagai guru Bahasa Jawa Berdedikasi.  Hal ini disebabkan karena sudah menerbitkan beberapa buku karya sastra siswa.  Semua itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru lain untuk lebih berinovasi lagi.  Dengan status baru ini, penulis merasa memiliki tanggung jawab moral, agar lebih giat menularkan virus literasi di manapun juga.  Bukan hanya untuk siswa, namun juga untuk sesama guru.  Bukan hanya di Bojonegoro saja, tetapi sampai ke luar daerah.
Pada tahun 2016, penulis ditugaskan mengikuti seleksi guru prestasi tingkat Kabupaten Bojonegoro.  Sebenarnya saat itu sudah untuk yang ke dua kalinya.  Karena banyak guru menolak mengikuti seleksi tersebut, akhirnya penulis ditugaskan lagi.  Ternyata tidak sia-sia.  Karena bisa menduduki juara ke tiga dari tiga puluhan peserta.
Pada tahun yang sama, penulis kembali mengirimkan karya inobel.  Kali ini bukan atas inisiatif  bapak kepala sekolah, tetapi keinginan penulis sendiri.  Karena pengalaman tahun 2015 lalu begitu menginspirasi.  Kali ini bukan karya baru.  Namun karya lama yang diedit, dengan tambahan sesuai yang diberikan oleh dewan juri.  Alhasil, mendapat juara 1 inobelnas kategori SORAK (Seni, Olah Raga, Agama, bimbingan Konseling dan Muatan Lokal).
Tidak lama seusai lomba, penulis mendapat panggilan untuk short Course di Negeri Belanda.  Belajar sistem pendidikan di negri kaum penjajah yang super maju itu.  Berkunjung ke dua universitas terbaik, yaitu Windesheim dan Leiden.  Juga berkunjung ke sekolah-sekolah terbaik, yaitu Van Der Capellen dan lain-lain.  Bukan hanya itu, semua peserta diajak berwisata ke Volendam, menyusuri Kanal Amsterdam dan mampir ke Brussel-Belgia.
Sepulang dari Belanda, masih juga mendapat panggilan workshop menulis jurnal di Kota Bali.  Lagi-lagi, di samping belajar juga bisa berwisaya keliling kota terindah di negeri ini.  Kali ini, semua peserta mendapat materi merubah naskah inobel menjadi jurnal.  Tentu ini bukan hal kecil, karena naskah tersebut akan dimuat dalam jurnal berkelas nasional.  Nama jurnalnya adalah DEDAKTIKA.
TAHUN 2017
Tidak berhenti sampai di situ.  Beberapa bulan berikutnya.  Penulis diundang untuk mengikuti workshop Literasi di Kota Batam.  Tidak ingin melewatka kesempatan, beberapa peserta menyempatkan mampir ke negara tetangga, yaitu Singapura.  Sehari di kota lion, melahirkan sebuah buku berjudul Dag Dig Dug Singapura.
Bukan aji mumpung atau apa, hanya tidak ingin melewatkan kesempatan baik.  Kapan lagi seorang guru bisa jalan-jalan ke Singapura, kalau bukan memanfaatkan kesempatan baik tersebut.
Kebetulan juga bertepatan dengan liburan sekolah, jadi sama sekali tidak mengganggu kegiatan belajar-mengajar di sekolah.
Paska menyandang predikat juara I inobelnas, penulis belum boleh lagi mengikuti lomba yang sama.  Tentu dalam waktu yang belum bisa diprediksi.  Oleh karena itu, penulis tidak ingin kesepian.  Lalu mengajak teman-teman alumni finalis inobelnas untuk menulis bersama dalam satu buku.  Penulis menyebutnya dengan istilah Patungan Buku Inspiratif.
Bukan hanya karya yang bersifat ilmiah.  Namun dalam grup tersebut juga menerbitkan kumpulan cerita inspiratif,  berbagi pengalaman mengajar, kumpulan puisi, kumpulan pantun dan masih banyak lagi buku-buku lainnya.
Dalam perkembangan selanjutnya, bahkan bukan hanya menerbitkan buku-buku patungan.  Namun saat ini lebih banyak menerbitkan SBGI (Satu Buku Guru Indonesia) dan SBSI (Satu Buku Siswa Indonesia).
TAHUN 2018
Ratusan buku lahir dari grup Patungan Buku Guru Inspiratif.  Karena sejak tahun 2018 ini lebih banyak menerbitkan SBGI dan SBSI, maka nama grup dirubah.  Yaitu menjadi Penerbit Buku Inspiratif (PBI).  Beberapa undangan dari daerah-daerah lain mulai berdatangan.  Misalkan dari Kota Bogor, Sampang, Tuban, Blitar, Lamongan, Yogyakarta dan lain-lain. 
Akhirnya penulis berinisiatif, hanya menerima undangan sebagai nara sumber pada Hari Sabtu-Minggu atau Jumat sore.
Sedang di Bojonegoro sendiri, penulis aktif sebagai Guru Ahli (GA) di Pusat Belajar Guru (PBG).  Setiap saat harus siap menerima panggilan sebagai pemateri seminar maupun pelatihan.  Juga sebagai juri dalam lomba-lomba guru.  Tempatnya bisa di PBG pusat atau di PBG kecamatan.
Selain di PBG, juga penulis juga aktif di PGRI.  Yaitu sebagai juri lomba Guru menulis dan pelatihan meulis buku.  Memotivasi guru-guru Bojonegoro agar lebih inovatif dalam mengajar, dan lebih kreatif dalam menulis. 
Menghimbau agar guru-guru lebih sering mengirimkan hasil karya ke media.  Jangan berharap sekali kirim pasti tayang atau dimuat.  Namun harus bersabar, terus-menerus mengirim naskah.  Lama kelamaan pasti dimuat juga.
Bukan karena penerbit merasa kasihan, tapi memang pengalaman meulis itu sangat diperlukan.  Dengan terus-menerus mengirim naskah, berarti sudah terus menerus belajar menulis pula.  Dari proses tersebut kita belajar.  Belajar meminimalisir kekesalahan.
TAHUN 2019
Penulis mengawali terbitnya buku Kado Cinta 20 Tahun dan Haiku.  Karya ini ditulis berdua dengan suami.  Semoga dengan lahirnya buku tersebut, ikatan pernikahan penulis dengan suami semakin bahagia.
Selanjutnya, di tahun yang sama.  Penulis ingin menerbitkan 2 buku tunggal dan beberapa buku patungan.  Buku tunggal yang pertama berbahasa jawa, yaitu pengalaman selama haji dan umrah.  Sedangkan buku tunggal yang ke dua adalah ini,  Menulis dan menerbitkan Buku sampai Keliling Nusantara dan Dunia.  Alhamdulilah impian ini bisa menjadi nyata.
Adapun untuk patungan, seperti biasa saja.  Yaitu menulis bersama siswa SMPN 1 Baureno dan bersama grup Patungan Buku Inspiratif.  Juga menulis bersama penerbit Pustaka Ilalang, Saat ini saya konsentrasi mengelola TBM Kinanthi.
Untuk penerbitan buku. Saya kerja sama dengan Majas Grup (Penerbit Majas, Dwi Putra Jawa, dan Praktek Mandiri).
SaGuSaBu (Satu Guru Satu Buku) & SaSis SaBu (Satu Siswa Satu Buku).
Mau menerbitkan buku ber-ISBN, mudah dan murah? Ayo ikut program ini.

Kirimkan naskah buku Bapak/Ibu Guru atau Siswa. Tentang apa saja sesuai bakat dan minat. Misalkan:
1. Kumpulan Puisi
2. Kumpulan Cerpen
3. Kumpulan Esai
4. Novel
5. PTK
6. Naskah INOBEL
7. Kumpulan Pantun
8. Kumpulan Resep
9. Kumpulan Cerpen Misteri
10. Dll

Jenis huruf : Time new roman/12/1,5
Ukuran kertas A5
2:2;2;2
Naskah sudah lengkap dg kata pengantar, biografi dan foto dalam 1 file. Jangan dipisah2.

Nama file : SaGu SaBu spasi nama                
                     Atau SaSis SaBu spasi nama
Contoh : SaGu SaBu Emi
                Atau SaSis SaBu Emi
Biaya penerbitan tergantung jumlah halaman.
50-56 halaman kena 480.000. dst
Ongkir bisa bayar di tempat.
Dapat 10 buku, piagam penulis dan beberapa buku terbitan Majas Grup.
Alamat Pengiriman naskah : emiime2011@gmail.com

Konfirmasi ke WA : 08563155081
Jika naskah dinyatakan lolos kurasi,

Silahkan transfer:
BRI 001101005862531
An Emi Sudarwati
Jika sudah transfer di foto. Lalu kirimkan ke WA ke no 08563155081

Waktu pengumpulan naskah mulai hari ini
Buku akan terbit paling cepat 3 bulan setelah kirim naskah dan TF.

Jika menginginkan cover buat sendiri, langsung dicantumkan saat kirim naskah. Dengan persyaratan, harus orisinil. Bukan jiplakan atau hasil rekayasa dari internet.
Jika tidak ada, Penerbit menyediakan desain cover gratis.
1 X edit cover kena cas 100.000
Terimakasih

Demikianlah share pengalaman dan trik yang telah diberikan, mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua.

PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN