25 Mei 2020

Pergi Pagi Pulang Petang




Pergi Pagi Pulang Petang
Oleh: Hasanuddin, QH., M. Pd. I

S
aya mulai mengabdikan diri menjadi guru honorer sejak tahun 2004 di salah satu pondok pesantren di Kota Mataram. Saya berani menjadi guru setelah menyelesaikan kegiatan perkuliahan pengajian kitab kuning 100% selama empat tahun di salah satu pondok pesantren di Lombok Timur.
Setelah saya mengabdikan diri menjadi guru honorer selama tiga tahun, Alhamdulillah saya bisa melanjutkan perkuliahan S1 dengan mengambil jurusan program studi sastra arab di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Mataram sambil mengajar. Pada tahun 2007 saya melaksanakan dua kegiatan yang sangat istimewa, yaitu pertama, akad nikah dengan seorang gadis yang shalihah, berparas cantik jelita, baik hati, dan periang. Kedua, yudisium selanjutnya diwisuda dan resmi menyelesaikan perkuliahan dengan gelar sarjana. Dengan demikian, saya semakin pede untuk mengajar dan berprinsip harus lebih baik dari guru yang belum menjadi sarjana.
Alhamdulillah…Setelah dua tahun menjadi sarjana atau pada tahun 2009 saya langsung mendapatkan panggilan dari kantor departemen agama untuk mengikuti kegiatan PLPG (Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru) dengan menggunakan portofolio. Dengan selesainya mengikuti PLPG dan dinyatakan lulus, maka secara langsung menjadi guru professional yang ditandai dengan adanya sertfikat pendidik guru professional bidang keahlian guru kelas dan mendapatkan tunjangan gaji sebesar Rp 1.500.000,/bulan.
Setelah dua tahun berjalan, tepatnya pada tahun 2011, Alhamdulillah saya kembali mendapatkan panggilan dari kantor departemen agama untuk menjadi GBPNS (Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil) atau penyetaraan golongan dengan PNS dan mendapatkan golongan III/a dengan gaji sekitar 2.200.000,-an.
Alhamdulillah, pada tahun yang sama saya memasukkan berkas pendaftaran kuliah pada program pascasarjana IAIN Mataram dan dinyatakan lulus setelah bersaing dengan ratusan pendaftar dari berbagai kalangan dan latar pendidikan. Puji syukur yang tiada terhingga saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat dan karunia yang sangat banyak kepada keluarga saya.
Sampai dengan saat ini (2020), saya telah mengabdikan diri menjadi guru honorer selama kurang lebih 16 tahun lamanya. Selama enam belas tahun saya berangkat pagi dan pulang petang walaupun saya hanya seorang guru honorer biasa. Saya ingin menjadi contoh buat teman-teman guru senior dan yunior saya, khususnya yang belum mengantongi sertifikat guru professional.
Alhamdulillah….saya dan keluarga kembali mendapatkan rizki dari Allah SWT sehingga bisa membeli tanah dan membangun rumah di Desa Batu Layar Lombok Barat.  Dengan memiliki rumah yang lintas kabupaten dengan madrasah tempat mengajar membuat saya harus lebih pagi berangkat. Kalau sebelumnya berangkat ke madrasah jam setengah tujuh karena rumah ada di Ampenan yang cukup dekat dengan madrasah. Setelah rumah berada di Lombok Barat, maka saya berangkat jam setengah enam dan paling telat jam enam sudah harus berangkat dengan kondisi cuaca sangat dingin dan membonceng dua anak saya yang sekolah.
Menurut saya, cuaca dan jarak tidak menjadi masalah karena saya selalu melewati jalan raya yang mulus. Tidak sebanding dengan guru-guru lain yang berada di daerah pedesaan, perbukitan, atau pegunungan dengan jalan tidak semulus yang saya lewati. Bahkan kalau hujan tidak bisa dilewati dengan kendaraan bermotor alias harus jalan kaki dengan medan jalan yang berat.
Lintas kabupaten bukanlah alasan untuk datang terlambat mengajar dan bukan alasan untuk meminta dispensasi kepada kepala madrasah untuk tidak berangkat pagi. Bagi saya, ini menjadi semangat untuk mengatur waktu berangkat agar tidak terlambat. Menginspirasi bahwa manajemen waktu jauh lebih penting daripada jarak tempuh dan cuaca yang tidak bersahabat.
Enam belas tahun mampu memberikan kesabaran dan penempaan diri menjadi lebih baik dan Alhamdulillah sejak bulan Juli 2019 saya mendapat tugas dan amanah yang teramat berat dari ketua yayasan untuk menjadi kepala madrasah. Dengan menjadi kepala madrasah, tentunya harus menjadi garda terdepan dalam segala hal dan menjadi contoh keteladanan. Mudah-mudahan Allah SWT selalu memberikan petunjuk, pertolongan, dan keridhaan-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN