25 Februari 2024

Piagam Favorit Menteri Agama RI Tahun 2023


 

 Link Piagam Favorit Anugerah GTK Kementerian Agama RI Tahun 2023

https://drive.google.com/drive/folders/1ghBwGRFYqoahsJxL6Nl76tpFCRFmurcw?usp=sharing

DIKNAS SPESIAL ASESMEN NASIONAL

 

 

 DIKNAS SPESIAL ASESMEN NASIONAL ‼️

Salam, Teman Teman Guru Indonesia! ✨✨
Pendaftaran DIKLAT NASIONAL 32JP "Strategi Sekolah: Sukseskan Asesmen Nasional dalam Evaluasi Pendidikan Tahun 2024" sudah DIBUKA. Silahkan mendaftar dibawah ini๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡
--- --- ---
๐Ÿ“ LINK PENDAFTARAN :
https://bit.ly/diklatAKM2024
https://bit.ly/diklatAKM2024

๐Ÿ—“ PELAKSANAAN:
04-07 Maret 2024 | 19.30 WIB - Selesai
--- --- ---
⭐️ Platform Belajar melalui Pelatihan dengan peserta lebih dari 200.000 Guru Seluruh Indonesia

UNDANGAN MENGIKUTI DIKLAT LITERASI NUMERASI GURU

 UNDANGAN MENGIKUTI DIKLAT LITERASI NUMERASI GURU
[Dilaksanakan Bulan Maret 2024]

Diklat Nasional 32JP: Strategi Peningkatan Literasi dan Numerasi melalui Pembelajaran Intrakurikuler dan Program GLS. (04-06 Maret 2024)

๐Ÿฅ‡ Link Pendaftaran:
https://bit.ly/Diklat32JP-LiterasiNumerasi
https://bit.ly/Diklat32JP-LiterasiNumerasi

Channel Telegram Kegiatan
Https://t.me/DiklatDotCo

☄️ Fasilitas: Sertifikat Bernama 32JP, Undangan, Rekap Daftar Hadir, Laporan Kegiatan, Laporan Pengembangan Diri, Rekap Materi, dan Akses Kegiatan

Admin Kegiatan:
Wa.me/62895605110900 (Milkha Diklat.Co)

UNDANGAN DIKLAT NASIONAL GRATIS 32JP

 

 

 UNDANGAN DIKLAT NASIONAL GRATIS 32JP

Pelajari keterampilan baru untuk merancang dan melaksanakan program pelatihan mandiri dengan efektif pada Platform Merdeka Mengajar dengan bergabung dan belajar bersama dalam:

๐Ÿ“Œ Diklat 32JP : Merancang Aksi Nyata dalam Pelatihan Mandiri di Platform Merdeka Mengajar
๐Ÿ—“ 1-4 Maret 2024 | pukul 19.30 WIB Live zoom dan YouTube

✅ Link Pendaftaran: https://bit.ly/Regis-Mar1

Grup Kegiatan: https://t.me/eventBED
Saluran Whatsapp : https://bit.ly/channelwabed

Fasilitas DIKLAT: Undangan Kegiatan, Contoh laporan kegiatan, Contoh laporan pengembangan diri, Rekap presensi, Video rekaman materi, Sertifikat (32JP), Bonus Fasilitas Pengembangan Diri, Doorprize menarik

SEGERA DAFTAR SEBELUM PENUH!!

KEMULIAAN BAGI SEORANG HAMBA

 

 KEMULIAAN BAGI SEORANG HAMBA


Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ู„ูŠุนุฌุจ ุฅู„ู‰ ุงู„ุนุจุฏ ุฅุฐุง ู‚ุงู„:
‏ู„ุง ุฅู„ู‡ ุฅู„ุง ุฃู†ุช ุฅู†ูŠ ู‚ุฏ ุธู„ู…ุช ู†ูุณูŠ، ูุงุบูุฑ ู„ูŠ ุฐู†ูˆุจูŠ ุฅู†ู‡ ู„ุง ูŠุบูุฑ ุงู„ุฐู†ูˆุจ ุฅู„ุง ุฃู†ุช .
‏ู‚ุงู„: ุนุจุฏูŠ ุนุฑู ุฃู† ู„ู‡ ุฑุจุง ูŠุบูุฑ ูˆูŠุนุงู‚ุจ .

Sesungguhnya Allah kagum kepada hamba-Nya yang berkata:

Laa ilaaha illaa Anta
Innii qod zholamtu nafsii
Faghfirlii dzunuubii
Innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa Anta.

(yang artinya)
Tidak ada ilah yang berhak diibadahi kecuali Engkau
Sesungguhnya aku telah menzholimi diriku.
Maka ampunilah dosa dosaku.
Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.

Allah berfirman, “Hambaku yakin bahwa Robbnya mengampuni dosa dan memberi siksa..”

(Silsilah Shohiihah)

Memohon ampunan kepada Allah adalah kemuliaan bagi hamba..
Karena semua kita membutuhkan ampunan Allah dan karunia-Nya..

UJIAN, MENAIKKAN DERAJAT

 

 UJIAN, MENAIKKAN DERAJAT

Setiap musibah dan kebaikan yang menimpa orang beriman merupakan ujian dari Allah Swt. Sesuai dengan Firman-Nya, “Setiap jiwa pasti akan mati. Dan Kami uji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan; kepada Kamilah kalian kembali.” (QS al-Anbiya’: 35).

Ujian baik berupa keburukan maupun kebaikan sejatinya untuk meningkatkan derajat di sisi Allah.

“Semua ujian dan cobaan yang diberikan justru menunjukkan adanya rasa kasih sayang Allah kepada hamba yang beriman. Di mana semakin tinggi tingkat keimanan seseorang maka akan bertambah berat pula ujian dan cobaan yang akan dihadapinya,”

Para Nabi sekalipun menghadapi banyak jalan terjal dalam mengemban risalah Allah. Akan tetapi mereka selalu mengajarkan hidup lapang dan optimistik. Agar insan beriman tidak serba sempit dan negatif dalam menghadapi musibah dan masalah. Selain para Nabi, orang-orang shaleh juga tidak mungkin lepas dari ujian Allah Swt.

“Seperti Allah menguji Nabi Ayub Alaisi salam dengan kemiskinan dan penyakit yang sangat berat selama berpuluh tahun, tetapi beliau tetap sabar.
Setelah para Nabi dan Rasul, orang yang menerima ujian berat adalah para shalihin dan ulama, baru secara berurutan ujian yang ringan kepada orang awam.

Ketika seseorang berikrar Amantu Billah, maka Allah akan menyiapkan ujian baginya,

“musibah” yang berupa kebaikan, maka hal itu berasal dari Allah, dan bila “musibah” berupa keburukan –yang kemudian disebut dengan bencana—maka hal itu berasal dari perbuatan manusia sendiri. Karenanya, tidak semua musibah adalah bencana.

Musibah yang disebut bencana dan bermakna negatif adalah musibah yang mendatangkan keburukan bagi manusia dan hal itu merupakan hasil dari perbuatan manusia sendiri juga, bukan dari Allah, meskipun secara kasat mata musibah itu terjadi di alam. Hal tersebut berdasarkan QS. Al-Syura ayat 30.

“Musibah terjadi akibat ulah perbuatan dosa dan kesalahan manusia itu sendiri, baik itu disebabkan karena kekufuran, kemunafikan, dan kemaksiatan mereka kepada Allah. Oleh karena itu, saat musibah datang agar tidak mudah menyalahkan orang lain, apalagi menyalahkan Allah dan bahkan menyalahkan taqdir-Nya,”

ูˆู‚ุฏ ูŠุจุชู„ูŠ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฅู†ุณุงู† ุจู…ุตูŠุจุฉ ู„ุง ุฌุฒุงุก ู„ู‡ ุนู„ู‰ ุนู…ู„ ุณูŠุก ูˆู‚ุน ู…ู†ู‡، ูˆู„ูƒู† ู…ู† ุฃุฌู„ ุฃู† ุชุฑุชูุน ุจุฐู„ูƒ ุฏุฑุฌุชู‡ ูˆูŠู†ุงู„ ู…ู‚ุงู… ุงู„ุตุงุจุฑูŠู†

"Adakalanya Allah Ta'ala menguji seseorang dengan sebuah musibah bukan sebagai balasan atas perbuatan buruk yang dia lakukan.
Akan tetapi agar dengan musibah tersebut terangkat derajatnya dan dapat meraih kedudukan orang-orang yang sabar."

"S A K I T"

 

 "S A K I T"

Sungguh luar biasa makna dari sakit, ternyata dengan datangnya penyakit pada diri kita itu mendatangkan berbagai kebaikan.

Bahkan sebagian ulama mengatakan orang yang sedang sakit dipastikan orang tersebut sedang dicintai Allah.

Sakit kalau kita sikapi dengan positif :

Sakit itu "Zikrullah"

Orang yang sedang sakit akan lebih sering menyebut Asma Allah dibandingkan ketika dalam sehatnya.

Sakit itu "Istighfar"

Orang yang sedang sakit akan teringat dosa-dosa yang pernah diperbuat, sehingga lisan akan terbimbing untuk selalu beristigfar dan memohon ampunan kepada Allah.

Sakit itu "Tauhid"

Bukankah saat sedang hebat rasa sakit, kalimat thoyyibah yang akan terus digetar?

Sakit itu "Muhasabah"

Orang yang sedang sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri, menghitung-hitung bekal apa yang telah dikumpulkan untuk kembali menghadap Illahi.

Sakit itu "Jihad"

Orang yang sedang sakit tidak diperbolehkan hanya pasrah akan tetapi diwajibkan terus berusaha dan berikhtiar untuk mencapai kesembuhan.

Sakit itu "Ilmu"

Bukankah ketika sakit, kita akan memeriksa, berkonsultasi dan pada akhirnya merawat diri utk berikutnya ada ilmu untuk tidak mudah kena sakit.

Sakit itu "Nasihat"

Orang sakit mengingatkan yang sehat untuk jaga diri.

Yang sehat menghibur yang sakit agar mau bersabar.
Allah cinta dan sayang keduanya.

Sakit itu "Silaturrahim"

Saat jenguk, bukankah keluarga yang jarang bertemu akhirnya datang membesuk, penuh senyum dan rindu mesra? Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah.

Sakit itu "Penggugur Dosa"

Orang yang sedang sakit sesungguhnya dia sedang dicintai sang Pencipta sekaligus sedang diberi ujian..tentu kalau diterima dengan sabar dan tawaqal akan merontokan dosa-dosa.

Sakit itu "Mustajab Do'a"

Sesungguhnya doa orang yang sedang sakit mustajab, maka saat kita menengok yang sakit disamping kita mendoakan maka mintalah doanya.

Imam As-Suyuthi  selalu keliling kota mencari orang sakit lalu beliau minta dido'akan.

Sakit itu salah satu keadaan yang "Menyulitkan Syaitan"

Orang yang sedang sakit diajak maksiat tak mampu dan tak mau. Dosa yang lalu disesali dan mohon ampunan.

Sakit itu membuat "Sedikit Tertawa dan Banyak Menangis"

Satu sikap ke-Insyaf-an yang disukai Nabi dan Para Makhluk Langit.

Sakit meningkatkan kualitas "Ibadah"

_Rukuk - Sujud lebih khusyuk,
Tasbih - Istighfar lebih sering,
Bermunajat - Do'a jadi lebih lama._

Sakit itu memperbaiki "Akhlak"
 
Kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut dan tawadhu'.

Dan pada akhirnya *"SAKIT" membawa kita untuk selalu ingat akan "KEMATIAN"

PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN