WEBINAR Pogram Studi Perencanaan Wilayah dan Kota-USTJ
#Dampak_Pandemi_Covid19_Terhadap_Perencanaan_Ekonomi_di_Papua"
Menghadirkan narasumber :
- Ir. Juniar Ilham Prd., MT., IAP
Praktisi Tata Ruang
- Y. L. Marnala Sitorus, MT
Akademisi/Dosen Prodi PWK-USTJ
- Dr. Agus Hartopo, M. MT
Akademisi/Dosen Prodi PWK-USTJ
Moderator :
- Musfira, ST., M. Si
Ketua Program Studi PWK-USTJ
Waktu Pelaksanaan Kegiatan Webinar :
Hari/tanggal : Jumat, 29 Mei 2020
Pukul : 09.00 - 11.00 WIT
Menggunakan Aplikasi Zoom
Free Materi & e-Certificate
Lets Join Us!!
Link Registrasi : bit.ly/WebinarPWKUSTJPapua
Kuota Terbatas!!!
25 Mei 2020
Peran Bank dan LKNB Dalam Mendukung UMKM di Era Pandemi Covid-19
[WEBINAR PERBANKAN] Series II
Perbanas Institute mengajak teman-teman semua untuk gabung dengan Webinar Perbankan, dengan Tema " Peran Bank dan LKNB Dalam Mendukung UMKM di Era Pandemi Covid-19 ".
.
Tentunya Dengan Narasumber yang sangat ahli dibidangnya, yaitu:
- Ahmad Siddik Badruddin (Direktur PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.)
- Arie Mulyadi (Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani)
.
Yang akan dimoderatori oleh:
- Dr. Hedwigis Esti Riwayati, M.E. (Dekan FEB Perbanas Institute)
.
Webinar akan diselenggarakan via Applikasi ZOOM
FREE Registrasi di:
https://s.id/webinarperbanas2
.
🗓: Jumat, 29 Mei 2020
🕙: 16.00 - 17.30
▶: Aplikasi ZOOM
.
Jadi tunggu apalagi, registrasi sekarang! Kuota Terbatas...
INFORMASI:
Vega (0815-5838-8505)
Riza (0815-8538-8511)
.
#dirumahaja #stopcovid19 #webinar #perbankan #2020 #perbanasinstitute #perbanasjakarta #perbanasbekasi
Perbanas Institute mengajak teman-teman semua untuk gabung dengan Webinar Perbankan, dengan Tema " Peran Bank dan LKNB Dalam Mendukung UMKM di Era Pandemi Covid-19 ".
.
Tentunya Dengan Narasumber yang sangat ahli dibidangnya, yaitu:
- Ahmad Siddik Badruddin (Direktur PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.)
- Arie Mulyadi (Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani)
.
Yang akan dimoderatori oleh:
- Dr. Hedwigis Esti Riwayati, M.E. (Dekan FEB Perbanas Institute)
.
Webinar akan diselenggarakan via Applikasi ZOOM
FREE Registrasi di:
https://s.id/webinarperbanas2
.
🗓: Jumat, 29 Mei 2020
🕙: 16.00 - 17.30
▶: Aplikasi ZOOM
.
Jadi tunggu apalagi, registrasi sekarang! Kuota Terbatas...
INFORMASI:
Vega (0815-5838-8505)
Riza (0815-8538-8511)
.
#dirumahaja #stopcovid19 #webinar #perbankan #2020 #perbanasinstitute #perbanasjakarta #perbanasbekasi
Cara Membuat Akun Webex
1.Webex
https://youtu.be/SQxf2NYmOK4
Bikin.akun
https://youtu.be/ZixNHhWzPiQ
Konfirmasi email dan bikin meeting
https://youtu.be/uwVAVbzrAA4
Mendownload rekaman video dr webex
https://youtu.be/eWqwOz8fZMY
Gabung Pakai laptop
https://youtu.be/ZKMoQZZprpA
Gabung Pakai hp
https://youtu.be/o89nLysyZTo
Tutorial membuat schedul metting dan schedul even dlm webex
https://youtu.be/ClXexUZdhys
Latihan host webex event
https://youtu.be/LvM8poZU9sQ
Latihan host webex metting
2.Free Conference call
https://youtu.be/KcdZ6Eti928
Menggunakan HP
https://youtu.be/FtHgi62xTkg
Menggunakan laptop
3.Zoom
https://youtu.be/lYnlsobTU8o
Cara join menggunakan zoom dr laptop
https://youtu.be/j18QphU4iBY
Cara join zoom menggunakan hp
https://youtu.be/VYM9azpUdbY
Bikin akun
Maaf jika tutorial nya gak bagus soalnya sudah lama gak pakai
Smoga bermanfaat
https://youtu.be/SQxf2NYmOK4
Bikin.akun
https://youtu.be/ZixNHhWzPiQ
Konfirmasi email dan bikin meeting
https://youtu.be/uwVAVbzrAA4
Mendownload rekaman video dr webex
https://youtu.be/eWqwOz8fZMY
Gabung Pakai laptop
https://youtu.be/ZKMoQZZprpA
Gabung Pakai hp
https://youtu.be/o89nLysyZTo
Tutorial membuat schedul metting dan schedul even dlm webex
https://youtu.be/ClXexUZdhys
Latihan host webex event
https://youtu.be/LvM8poZU9sQ
Latihan host webex metting
2.Free Conference call
https://youtu.be/KcdZ6Eti928
Menggunakan HP
https://youtu.be/FtHgi62xTkg
Menggunakan laptop
3.Zoom
https://youtu.be/lYnlsobTU8o
Cara join menggunakan zoom dr laptop
https://youtu.be/j18QphU4iBY
Cara join zoom menggunakan hp
https://youtu.be/VYM9azpUdbY
Bikin akun
Maaf jika tutorial nya gak bagus soalnya sudah lama gak pakai
Smoga bermanfaat
Libur Panjang di Rumah Saja
Libur
Panjang di Rumah Saja
Oleh:
Hasanuddin, QH., M. Pd. I
|
S
|
elama libur panjang tahun ini betul-betul di
luar perhitungan dan tidak pernah terbayangkan. Sekitar enam belas tahun
mengabdikan diri menjadi guru honorer, baru kali ini merasakan libur yang tidak
menggembirakan. Mungkin karena libur ini tidak direncanakan atau libur paksaan
sehingga menjadi tidak begitu menyenangkan khususnya bagi saya pribadi dan bagi
orang lain mungkin tidak demikian halnya.
Namun, untuk menghindari kejenuhan libur panjang
yang hanya di rumah saja, ada beberapa hal yang saya lakukan. Pertama, mengikuti
workshop daring yang diadakan oleh IGI Kabupaten Barru pada tanggal 9 Mei 2020.
Kegiatan workshop ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Hardiknas.
Kegiatan ini menghadirkan nara sumber yang berasal dari MTsN 1 Bone, yaitu ST.
Maesarah, S. Pd tentang penggunaan aplikasi easy sketch.
Kedua, mengikuti kegiatan workshop penggunaan
edpuzzle dalam video pembelajaran jarak jauh yang diselenggarakan oleh IGI KBB
Saba Sakola pada tanggal 6-10 Mei 2020. Kegiatan ini menghadirkan nara sumber
yang berasal dari SMAN 1 Batujajar, yakni Deni Cendrianto, S. Pd., S. Kom, Wiwi
Marwiyah, S. Pd., M. Si (Moderator dari SMPN 2 Padalarang), dan Dian Diana, M.
Pd (Host dari SMPN 1 Cihampelas).
Ketiga, mengikuti kegiatan webinar parenting
menggunakan live streaming channel IGIBali TV dengan tema “Merdeka Belajar
Untuk Generasi 5.0”. Kegiatan ini dilaksanakan oleh IGI Bali dalam rangka
perayaan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-112 (20 Mei 2020) pada
tanggal 18-23 Mei 2020. Kegiatan ini menghadirkan educator/founder tangga edu,
yaitu Wahyu Farrah Dina, S. P., M. Sc, dengan 5 materi penting, yaitu 1) Di
tangga mana kita sekarang sebagai orang tua/guru Sebuah refleksi; 2) Cara
sederhana menumbuhkan kreativitas; 3) Perpustakaan pribadi dengan buku cerita
daring; 4) Membaca seasyik bermain: desain aktivitas; dan 5) Membuat buku anak
sendiri di rumah.
Keempat, mengikuti kegiatan Sulbar webinar 2020
kerjasama Relawan Jurnal Indonesia, Relawan TIK Indonesia dan Google Educator
Group (GEG) Sulawesi Barat dari tanggal 15-20 Mei 2020, yaitu upaya peningkatan
kapasitas pendidik; belajar online dengan google suite membuat soal online
(kecanggihan google form); tantangan civitas akademika di masa pandemic
covid-19 cerdas menulis, riset, dan publikasi; belajar online tanpa internet;
dan kebangkitan bangsa dalam menghadapi pandemic covid-19.
Kelima, belajar gratis dari rumah melalui webex yang
diselenggarakan oleh SMK Kemaritiman Sulawesi Selatan pada tanggal 9 Mei 2020
dengan moto “di tengah kabut dan gelombang pandemi covid-19 yang melanda dunia,
sang nakhoda tetap bernavigasi belajar bersama dengan semangat Hari Pendidikan
dan menjadi putra putri terbaik Indonesia”. Kegiatan ini menghadirkan, Dra. Hj.
Andi Emawati, M. Pd (Kabid PSMK Disdik Sulsel); Dr. Ir. Iqbal Djawad, M. Sc (Dosen
Perikanan UNHAS); Drs. Muhiding, M. Si (Kepala SMKN 9 Makassar).
Keenam, mengikuti
kegiatan video conference emergency pedagogy IGI special Ramadhan berkolaborasi
dengan kelor CSOC Sulawesi tengah dengan mengangkat tema “Dukungan Psikosisal
Bagi Guru, Orang Tua dan Anak di Masa Pandemik Covid-19”. Kegiatan ini
diselenggarakan pada tanggal 14 Mei 2020 dengan menghadirkan: Hendrijete N.
Nuda, S. Psi., MM. (Psikolog bidang pendidikan dan latihan emergency pedagogy
IGI); Farid Bahwerets, M. Pd (Ketua umum lembaga pendidikan darurat kebencanaan
emergency pedagogy IGI); Heny Fredrika, M. Ed (Ketua I emergency pedagogy IGI);
dan Muhammad Ramli Rahim (Ketua umum pengurus pusat IGI).
Ketujuh, mengikuti kegiatan yang diselenggarakan IGI
Madiun dalam acara IGI Madiun menyapa dunia melalui diskusi virtual yang
mengambil tema “Kreasi Pembelajaran dalam Pandemi Covid-19”. Kegiatan ini
diselenggarakan pada tanggal 12 Mei 2020 dengan menghadirkan: Ponco
Handayawati, M. Pd (SI di Den Haag Belanda); Nur Fitriyah, S. Pd (SI di Cairo
Mesir); dan R.R Septriwi Antasari, S. Pd., MM. (SI di Yangon Myanmar).
Kegiatan yang saya ikuti ada sekitar 30-an,
baik yang dilakukan oleh IGI, PGRI, dan lainnya. Semuanya saya lakukan untuk
menambah wawasan, teman, dan strategi dalam mengatasi berbagai macam
permasalahan yang dihadapi selama libur panjang.
Pergi Pagi Pulang Petang
Pergi
Pagi Pulang Petang
Oleh:
Hasanuddin, QH., M. Pd. I
|
S
|
aya mulai mengabdikan diri menjadi guru honorer
sejak tahun 2004 di salah satu pondok pesantren di Kota Mataram. Saya berani
menjadi guru setelah menyelesaikan kegiatan perkuliahan pengajian kitab kuning
100% selama empat tahun di salah satu pondok pesantren di Lombok Timur.
Setelah saya mengabdikan diri menjadi guru
honorer selama tiga tahun, Alhamdulillah saya bisa melanjutkan perkuliahan S1
dengan mengambil jurusan program studi sastra arab di salah satu perguruan
tinggi swasta di Kota Mataram sambil mengajar. Pada tahun 2007 saya
melaksanakan dua kegiatan yang sangat istimewa, yaitu pertama, akad
nikah dengan seorang gadis yang shalihah, berparas cantik jelita, baik hati,
dan periang. Kedua, yudisium selanjutnya diwisuda dan resmi
menyelesaikan perkuliahan dengan gelar sarjana. Dengan demikian, saya semakin
pede untuk mengajar dan berprinsip harus lebih baik dari guru yang belum
menjadi sarjana.
Alhamdulillah…Setelah dua tahun menjadi sarjana
atau pada tahun 2009 saya langsung mendapatkan panggilan dari kantor departemen
agama untuk mengikuti kegiatan PLPG (Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru)
dengan menggunakan portofolio. Dengan selesainya mengikuti PLPG dan dinyatakan
lulus, maka secara langsung menjadi guru professional yang ditandai dengan
adanya sertfikat pendidik guru professional bidang keahlian guru kelas dan
mendapatkan tunjangan gaji sebesar Rp 1.500.000,/bulan.
Setelah dua tahun berjalan, tepatnya pada
tahun 2011, Alhamdulillah saya kembali mendapatkan panggilan dari kantor
departemen agama untuk menjadi GBPNS (Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil) atau
penyetaraan golongan dengan PNS dan mendapatkan golongan III/a dengan gaji
sekitar 2.200.000,-an.
Alhamdulillah, pada tahun yang sama saya
memasukkan berkas pendaftaran kuliah pada program pascasarjana IAIN Mataram dan
dinyatakan lulus setelah bersaing dengan ratusan pendaftar dari berbagai
kalangan dan latar pendidikan. Puji syukur yang tiada terhingga saya panjatkan
kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat dan karunia yang sangat banyak
kepada keluarga saya.
Sampai dengan saat ini (2020), saya telah
mengabdikan diri menjadi guru honorer selama kurang lebih 16 tahun lamanya.
Selama enam belas tahun saya berangkat pagi dan pulang petang walaupun saya
hanya seorang guru honorer biasa. Saya ingin menjadi contoh buat teman-teman
guru senior dan yunior saya, khususnya yang belum mengantongi sertifikat guru
professional.
Alhamdulillah….saya dan keluarga kembali mendapatkan rizki dari
Allah SWT sehingga bisa membeli tanah dan membangun rumah di Desa Batu Layar
Lombok Barat. Dengan memiliki rumah yang lintas kabupaten
dengan madrasah tempat mengajar membuat saya harus lebih pagi berangkat. Kalau
sebelumnya berangkat ke madrasah jam setengah tujuh karena rumah ada di Ampenan
yang cukup dekat dengan madrasah. Setelah rumah berada di Lombok Barat, maka
saya berangkat jam setengah enam dan paling telat jam enam sudah harus
berangkat dengan kondisi cuaca sangat dingin dan membonceng dua anak saya yang
sekolah.
Menurut saya, cuaca dan jarak tidak menjadi masalah karena saya selalu
melewati jalan raya yang mulus. Tidak sebanding dengan guru-guru lain yang
berada di daerah pedesaan,
perbukitan, atau pegunungan dengan jalan tidak semulus yang saya lewati. Bahkan
kalau hujan tidak bisa dilewati dengan kendaraan bermotor alias harus jalan
kaki dengan medan jalan yang berat.
Lintas kabupaten bukanlah alasan untuk
datang terlambat mengajar dan bukan alasan untuk meminta dispensasi kepada
kepala madrasah untuk tidak berangkat
pagi. Bagi saya, ini menjadi semangat untuk mengatur waktu berangkat agar tidak
terlambat. Menginspirasi bahwa manajemen waktu jauh lebih penting daripada
jarak tempuh dan cuaca yang tidak bersahabat.
Enam belas tahun mampu
memberikan kesabaran dan penempaan diri menjadi lebih baik dan Alhamdulillah
sejak bulan Juli 2019 saya mendapat tugas dan amanah yang teramat berat dari
ketua yayasan untuk menjadi kepala madrasah. Dengan
menjadi kepala madrasah, tentunya harus menjadi garda terdepan dalam segala hal
dan menjadi contoh keteladanan. Mudah-mudahan Allah SWT selalu memberikan petunjuk,
pertolongan, dan keridhaan-Nya.
24 Mei 2020
Persiapan Ajaran Baru Administrasi Pembelajaran Guru
Sambil berlibur hari raya
Barang x yg mau persiapan ajaran baru administrasi pembelajaran guru
Berikut ini paparan pak Asmar Achmad tentang teacher Aide
https://youtu.be/oA_Ks2sgDiQ
https://youtu.be/34hcbiJjKwU
Setting awal
https://youtu.be/pQrZWWOVCVI
Impor data siswa
https://youtu.be/iM4ezTh6rJk
Memasukkan data siswa manual
https://youtu.be/ed0QpeAVn5g
Absen siswa
Smoga bermanfaat
Barang x yg mau persiapan ajaran baru administrasi pembelajaran guru
Berikut ini paparan pak Asmar Achmad tentang teacher Aide
https://youtu.be/oA_Ks2sgDiQ
https://youtu.be/34hcbiJjKwU
Setting awal
https://youtu.be/pQrZWWOVCVI
Impor data siswa
https://youtu.be/iM4ezTh6rJk
Memasukkan data siswa manual
https://youtu.be/ed0QpeAVn5g
Absen siswa
Smoga bermanfaat
Puasa 6 Hari Bulan Syawal
Puasa
6 Hari Bulan Syawal
Alhamdulillah.... Puasa bulan Ramadhan 1441 H/2020 M resmi berakhir dengan ditandainya pelaksanaan 'Id Fitri pada hari Ahad, 1 Syawal 1441 H/24 Mei 2002 M. Setelah melaksanakan puasa Ramadhan sebulan penuh, umat Islam disunnahkan mengikutinya dengan puasa 6 hari bulan Syawal. Mudah-mudahan kita mampu melaksanakannya.
Puasa Syawal ini merupakan puasa sunah enam hari yang
dikerjakan pada bulan Syawal. Salah satu keutamaan bagi umat yang mengerjakan
puasa di bulan Syawal ini adalah akan mendapat pahala seperti berpuasa selama
setahun penuh.
Setelah
usai menjalankan ibadah puasa Ramadan, umat Muslim dianjurkan oleh Rasulullah
SAW untuk melaksanakan puasa enam hari pada bulan Syawal. Hal ini sebagaimana
telah diceritakan oleh sahabat Abu Ayyub al-Anshari:
عنْ Ø£َبِÙŠ Ø£َÙŠُّوبَ الْØ£َÙ†ْصَارِÙŠِّ
رَضِÙŠَ اللَّÙ‡ُ عَÙ†ْÙ‡ُ Ø£َÙ†َّ رَسُولَ اللَّÙ‡ِ صَÙ„َّÙ‰ اللَّÙ‡ُ عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ ÙˆَسَÙ„َّÙ…َ
Ù‚َالَ: “Ù…َÙ†ْ صَامَ رَÙ…َضَانَ Ø«ُÙ…َّ Ø£َتْبَعَÙ‡ُ سِتًّا Ù…ِÙ†ْ Ø´َÙˆَّالٍ Ùƒَانَ
ÙƒَصِÙŠَامِ الدَّÙ‡ْرِ”
Artinya:
Abu
Ayyub al-Anshari bercerita bahwa Rasulullah saw bersabda, “siapa saja yang
puasa Ramadhan, kemudian dia melanjutkan dengan enam hari pada bulan Syawwal
maka jadilah puasanya seperi satu tahun”
Hadits
ini diriwayatkan oleh banyak ulama hadits, diantaranya adalah imam Ahmad,
Muslim, Abu Daud, al-Tirmizi, al_nasai, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban. Kualitas
dari hadits ini adalah shahih, dari segi ilmu hadits maupun dalam pandangan
ulama fikih sepakat mengatakan bahwa hadits ini bisa diamalkan.
Waktu
Menjalankan Puasa Syawal
Untuk
mengerjakan puasa Syawal ini dilakukan setelah hari raya Idul Fitri dan tidak
boleh dilakukan pada hari raya Idul Fitri. Hal ini berdasarkan larangan
Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Umar bin Khattab, beliau berkata: “Ini
adalah dua hari raya yang Rasulullah melarang berpuasa di hari tersebut: Hari
raya Idul Fitri setelah kalian berpuasa dan hari lainnya tatkala kalian makan
daging korban kalian (Idul Adha).”
Puasa
Syawal ini dilaksanakan selama enam hari di bulan Syawal, mulai tanggal dua
Syawal yakni sehari setelah Idul Fitri. Namun,
Rasullulah SAW tidak mengikat waktu pelaksanaan puasa Syawal harus dimulai di
tanggal dua Syawal. Beliau hanya menegaskan, bahwa jumlah bilangan harinya
saja, yaitu sebanyak enam hari di bulan Syawal.
Hal
yang terpenting dari puasa Syawal ini adalah dilaksanakan sebanyak enam hari di
bulan Syawal. Hanya saja, bagi kamu yang melaksanakannya secara berturut-turut
memiliki keutamaan tersendiri karena mengikuti cara RAsulullah SAW dalam
melaksanakan puasa sunah Syawal.
Namun,
hendaknya untuk tidak berpuasa khusus di hari Jum’at tanpa mengiringinya dengan
puasa di hari Kamis atau Sabtu. Karena hal ini merupakan salah satu larangan
dari Rasulullah, yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah. Dimana yang dijelaskan oleh
para ulama, bahwa larangan itu menegaskan makruhnya puasa di hari Jum’at tanpa
mengiringinya dengan puasa di hari Kamis atau Sabtu.
Niat Puasa Syawal
Setelah
memahami tentang hadits puasa Syawal dan waktu untuk melaksanakannya, perlu
juga diketahui tentang bacaan niat untuk puasa Syawal ini. Memang, puasa ini
mirip dengan puasa lainnya. Namun, yang membedakan hanyalah pada niatnya.
Untuk
memantapkan hati, dianjurkan bagi kamu yang ingin menjalankan puasa sunnah
Syawal dengan melafalkan niatnya. Berikut ini lafal niat puasa sunnah Syawal. Nawaitu
shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ. Artinya: “Aku
berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT.”
Bagi
kamu yang mendadak di pagi harinya ingin mengamalkan puasa sunnah Syawal ini,
tentunya juga diperbolehkan baginya untuk berniat sejak kamu berkehendak puasa sunnah.
Karena kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib.
Sedangkan
untuk puasa sunah, niat boleh dilakukan di siang hari sejauh yang bersangkutan
belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh. Oleh
karena itu, dianjurkan juga untuk melafalkan niat puasa Syawal di siang hari.
Berikut lafalnya:
Nawaitu
shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah
Syawal hari ini karena Allah SWT.”
Mendahulukan Qodho Puasa
Setelah
memahami hadits puasa Syawal, waktu beserta niatnya, hal terakhir yang perlu dipahami
adalah tentang ketentuan untuk mendahulukan qodho puasa atau puasa Syawal. Ternyata
harus menunaikan qodho puasa terlebih dahulu agar mendapatkan ganjaran puasa
Syawal, yaitu puasa setahun penuh.
Ibnu
Rajab Al Hambali rahimahullah berkata, “Siapa yang mempunyai kewajiban qodho
puasa Ramadan, hendaklah ia memulai puasa qodho-nya di bulan Syawal. Hal itu lebih
akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Bahkan puasa qodho’ itu
lebih utama dari puasa enam hari Syawal.” (Lathoiful Ma’arif, hal. 391).
Begitu
pula beliau mengatakan, “Siapa yang memulai qodho puasa Ramadan terlebih dahulu
dari puasa Syawal, lalu ia menginginkan puasa enam hari di bulan Syawal setelah
qodho-nya sempurna, maka itu lebih baik.
Inilah
yang dimaksud dalam hadits yaitu bagi yang menjalani ibadah puasa Ramadan lalu
mengikuti puasa enam hari di bulan Syawal. Namun pahala puasa Syawal itu tidak
bisa digapai jika menunaikan qodho’ puasanya di bulan Syawal. Karena puasa enam
hari di bulan Syawal tetap harus dilakukan setelah qodho’ itu dilakukan.”
(Lathoiful Ma’arif, hal. 392).
Langganan:
Postingan (Atom)
-
RPP Qur’an Hadis MI Sesuai KMA 183 Revisi Terbaru disusun sebagai referensi bagi guru Qur’an Hadis tingkat MI dalam menyusun rencana ...
-
RKT RKTS dan RKJM RKT dikenal juga dengan Rencana Kerja Tahunan. Sama dengan RKT ada juga yang menggunakan istilah RKTS atau Rencana K...