20 Mei 2020

Mendokumentasikan Semua Kegiatan di Blog


Mendokumentasikan Semua Kegiatan di Blog
oleh: Hasanuddin

Nara Sumber   : Dedi Dwitagama
Materi              : Mendokumentasikan Semua Kegiatan di Blog
Waktu             : 27 Ramadhan 1441 H/20 Mei 2020 M
Pukul               : 13.00-15.00 WIB

Sebelum memulai materinya, marilah kita mengenal lebih dekat nara sumber kita pada hari ini. Nama lengkapnya Dedi. Pendidik, pemimpi makin banyak anak negeri yang berani berkompetisi & jadi pemimpin. Wakil Indonesia pada Academic Leadership Training for School Principal UNESCO, Seoul Korea Selatan 2012. Ketua Delegasi Indonesia pada South East Asia School Principal Forum – SEASPF, Bali 2012. JUARA 1 GURARU AWARD – GURU ERA BARU AWARD INDONESIA – Acer, Jakarta, 2012. Nominator Blog Pendidikan terbaik Indonesia, Pesta Blogger Nasional, Jakarta, 2011. Juara 3 Kepala Sekolah Berprestasi tingkat Provinsi DKI Jakarta, 2008. Juara 1 Kepala Sekolah Berprestasi tingkat Jakarta Pusat, 2008. Juara 2 e-Learning Award tingkat Nasional, Pustekkom Depdiknas RI, Oktober 2008. Juara 3 Kompetisi blog “I Love Mobile Blogging”: XL dan Dagdigdug, FKI. JHCC Jakarta, Juni 2008.
Wakil DKI Jakarta pada Lomba Guru Berprestasi tingkat Nasional, Jakarta, 2004. Juara 1 Guru Berprestasi tingkat Provinsi DKI Jakarta, Jakarta 2004.
            Marilah kita simak penjelasannya. saya akan mulai sharing ttg blog, jika teman" ada pertanyaan boleh langsung bertanya, atau jika Bu Fatimah merasa perlu ada penajaman dari sharing saya silahkan digali, spy lebih interaktif.
Apa itu Blog? Secara sederhana blog seperti diary atau catatan harian yang diunggah ke internet dan bisa dinikmati oleh orang sedunia --- Saya mulai ngeblog tahun 2005 di http://dwitagama.blogspot.com.
Waktu itu saya dokumentasikan semua kegiatan; di kelas, di sekolah, di luar sekolah dan hobby saya fotografi, rasanya seperti nano-nano, yang membuat saya memutuskan untuk hijrah ke wordpress dan memisahkan.
Mulai tahun 2007 saya mendokumentasikan ide" pendidikan dan kegiatan sekolah di http://dedidwitagama.wordpress.com.
Kerja sampingan saya yang sangat luar biasa menghasilkan saya titip di http://trainerkita.wordpress.com.
Hasil karya hunting foto saya didokumentasikan di http://fotodedi.wordpress.com.
Semua blog itu masih aktif hingga kini, ttps://dedidwitagama.wordpress.com/2020/05/13/ podcast-pak-dedi/ adalah posting terakhir saya.
Sejak 2008 saya ikut posting artikel di blog keroyokkan kompasiana.com, http://kompasiana.com/dwitagama.
Dokumentasi saya di https://trainerkita.wordpress.com, membuat saya sering ditemukan oleh Even Organizer yang sedang mencari pembicara dan mendatangkan rejeki keliling Indonesia.
November 2019, saya mendapatkan kehormatan sharing pemantaan teknologi digital di hadapan guru" SMA se Indonesia yang sedang berkumpul di IPB University Bogor, see https://trainerkita.wordpress.com/2019/11/07/pesta-sains-nasional-ipb-university-guru-kreatif-inovatif-di-era-digital/.
Kemana saja perjalanan saya sebagai pendidik bisa disimak di https://trainerkita.wordpress.com/about/.
Teman" yang mau bertanya atau pendalaman, silahkaaaan, saya lebh senang memasuki materi dari angle yang diminta bapak-ibu.
Bapak ibu guru hebat di seluruh Indonesia mari kita gali informasi dari pak Dedy. Apa yang menjadi tip dan trik  pak Dedi dalam merawat blog. alhamdulillah Bu Fat, saya hanya memanfaatkan nikmat Allah, punya notebook, punya HP dan akses internet, saat ini saya banyak menulis blog dg aplikasi androin di HP. Merawat blog: persis seperti merawat cinta kasih, merawat tanaman, hewan, dsb. harus sering dikunjungi, disiram dengan artikel, dijawab balik komentar pembaca, kalau sedang kering ide, lihat" blog orang lain, biasanya muncul ide, ... tulis deh. jika sedang banyak ide, saya tulis sekaliguas beberapa artikel, setiap artikelnya tak perlu terlalu banyak, cukup dua atau tiga alinea dilengkapi foto atau video, dan diposting terjadwal seminggu sekali ... andai saya punya 8 artikel, artinya dua bulan ke depan saya tak perlu posting lagi ... dan artikel kita akan muncul sendiri ... jika ada ide lagi ... jadwalkan biat dua bulan berikutnya, happy deh.
Luar biasa Pak Dedi. Saya ingat saat Pak Dedi berkunjung ke blog sederhana saya. Bapak sampaikan bahwa di blog saya ada foto kakak beradik. Tentu kakak beradik yang luar biasa. Inginya blog sederhana saya, saya siram dengan artikel yang menarik. Sayangnya artikel menarik itu belum lahir dari tangan sederhana ini. Bagaimana cara membuat artikel menarik seperti Pak Dedi? Terima kasih.    Ismi – Sukoharjo.
Bu Ismi blog nya bagus ... saya sudah berkunjung dan tinggalkan komentar ... artikel menarik itu adalah penilaian pembaca blog kita ... saya tak berfikir apakah posting yg saya tulis bakal jadi menarik banyak yg baca atau tidak, saya tulis aja apa yg ingin saya tulis, selanjutnya biarkan pembaca sendiri yang menemukan tulisan kita.

Membuat Blog Banyak Pengunjung



Membuat Blog Banyak Pengunjung
oleh: Hasanuddin

Nara Sumber   : Agus Sampurno
Materi              : Membuat Blog Banyak Pengunjung
Waktu             : 26 Ramadhan 1441 H/19 Mei 2020 M
Pukul               : 13.00-15.00 WIB

Sebelum memulai materinya, marilah kita mengenal lebih dekat nara sumber kita pada hari ini. Nama lengkapnya Agus Sampurno. (Saat ini – 2015) bekerja di PSF SDO Jakarta. (2018) Master Trainer Sertifikasi BNSP. (2015-2013) Kepala sekolah Ananda Islamic School Jakarta Barat. (2013-2000)  Koordinator guru dan guru kelas di Global Jaya International School Jakarta. (2009) Blog Pendidikan terbaik Detik.com (2010) Microsoft Indonesia Innovative Educators.  (2011) Guru Era Baru oleh Acer Indonesia. (2012)  The BOBs (Best of the Blogs)  Deutsche Welle Germany (2014) Penulis Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T). (2014- 2016). Pengkaji Naskah Pustekkom Jakarta (2014-2017) KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)  juri dan pelatih lomba inovasi pembelajaran TK-SMA. (2014-2017) Become a jury and facilitator in teaching innovation competition held by KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). (2014) a Book writer “suluh tak kenal peluh’ Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) and Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2014- 2016). Pengkaji Naskah Pustekkom Jakarta TK-SMA. (2012)  The BOBs (Best of the Blogs)  Deutsche Welle Germany nominated. (2011) won the Guru Era Baru Acer Indonesia award. (2010) Microsoft Indonesia Innovative Educators.  (2009) Blog Pendidikan terbaik Detik.com.
Ok, sekarang kita akan masuk ke materi ya. Siang ini kita akan sama sama belajar prinsip menulis 'ala Dahlan Iskan'. Tentunya semua orang tahu ya siapa beliau. Selain mantan pejabat negeri ini beliau ternyata blogger lho. Mari kita perhatikan satu cuplikan tulisan terbaru beliau. SATU PILOT. Yang ingin menyumbang paru terus bertambah. Sampai kemarin meningkat menjadi 30 orang. Demi nyawa seorang pilot Inggris itu. Yang bekerja di Vietnam Airlines itu. Ia satu-satunya penderita Covid-19 di Vietnam yang berpotensi akan meninggal dunia (Baca DI’s Way: Satu Nyawa). Rakyat Vietnam tidak mau pilot itu meninggal. Agar Vietnam tetap tercatat di sejarah Covid-19 --sebagai satu-satunya negara yang tidak ada korban meninggal dunia.
Tapi kondisi paru pilot itu terus memburuk. Sekarang sudah sepenuhnya tergantung pada paru buatan. Darah pilot itu --namanya Pasien No. 91-- harus dilewatkan mesin yang berfungsi sebagai paru. Dari mesin itu darah dialirkan kembali ke jantung. Untuk diedarkan ke seluruh tubuh --dengan oksigen yang didapat di mesin paru itu.
Memang tim dokter sudah memutuskan: akan melakukan transplant paru. Tinggal menunggu donor. Sebenarnya transplant itu sudah dilakukan kemarin. Sudah ada orang meninggal di rumah sakit itu. Tapi, setelah diperiksa, parunya tidak sehat. Terkena infeksi. Batal.
UU di Vietnam memang masih melarang transplant dengan pendonor orang yang masih hidup --untuk menghindari perdagangan organ. Tentu pemerintah komunis Vietnam bisa saja bikin pengecualian. Kalau keadaannya sangat darurat.
Hanya, kondisi Pasien No. 91 itu masih bisa bertahan beberapa hari lagi. Dengan paru buatan itu. Siapa tahu masih akan ada lagi calon donor cadaver.
Transplant paru sendiri kini memang sudah mulai umum. Dengan biaya sekitar Rp 1 miliar (di India) atau Rp 1,5 miliar (di Inggris). Tergantung kondisi pasien.
Memang transplant paru sangat sulit. Tidak semudah transplant liver. Apalagi transplant ginjal. Namun kisah suksesnya sudah kian tinggi.
Satu kota kecil --untuk ukuran di sana-- di Tiongkok pun sudah bisa melakukannya. Kota Wuxi tercatat sebagai yang pertama melakukan transplant paru pasien Covid-19. Untuk dua paru sekaligus. Sukses pula.
Sejarah itu dibuat tanggal 29 Februari lalu. Itu hari Sabtu. Baru disiarkan media di sana hari Senin lusanya.
Kota kecil Wuxi letaknya satu jam perjalanan kereta cepat dari Shanghai --ke arah Nanjing. Wuxi adalah kota industri --semua daerah di antara Shanghai-Nanjing adalah kawasan industri. Setiap hari lebih 50 kereta cepat menghubungkan Shanghai-Nanjing. Beberapa di antaranya berhenti di stasiun Wuxi.
Pasien Covid-19 yang menjalani transplant paru di Wuxi itu berumur 54 tahun. Sebenarnya ia sudah sembuh dari Covid. Sudah dites nucleus acid. Dua kali. Selalu negatif.
Tapi parunya bermasalah. Lendirnya sangat lengket di paru. Itu menyebabkan si pasien tidak bisa bernafas. Sangat tersiksa.
Tapi kondisi organ lain pasien itu sangat baik. Ia pun memenuhi syarat untuk di-transplant. Berhasil.
Vietnam memang belum berpengalaman di bidang itu. Belum ahli. Tapi tim Wuxi bisa dengan cepat membantu. Sesama negara komunis. Bertetangga pula.
Tapi kelihatannya Vietnam akan minta bantuan Jepang. Di Jepang sudah lebih sering dilakukan transplant paru.
Tim dari Jepang itulah yang selama ini membantu dokter Vietnam untuk mengembangkan ilmu transplant. Bahkan pernah mempraktekkannya.
Dan lagi Jepang lah sahabat terbaik Vietnam --bukan Tiongkok. Investor asing terbesar di Vietnam adalah Jepang. Hubungan Vietnam dengan Tiongkok seperti Wahabi dan Syi'ah. Sama-sama komunis tapi mazhabnya berbeda. Bahkan pernah saling serang.
Vietnam sangat percaya pada Jepang. Waktu dokter Vietnam ingin melakukan transplant pembimbingnya dari Jepang. Termasuk saat ingin mempraktekkan transplant paru yang pertama. Dua tahun lalu.
Dengan didampingi tim Jepang itu dokter Vietnam sudah sukses melakukan uji coba transplant paru itu. Di Ho Chi Minh City. Yakni tahun 2017. Pasien yang diuji coba waktu itu adalah seorang anak umur 7 tahun. Berhasil.
Tim itulah yang kelihatannya akan menangani transplantasi Pasien No. 91 sebentar hari lagi.
Memang tingkat sukses transplant paru ini masih rendah --dibanding transplantasi organ lainnya. Tapi kemajuan terus terjadi. Tahun lalu sudah 80 persen pasien transplant paru yang bisa hidup lebih dari 1 tahun.
Yang bisa hidup lebih dari lima tahun baru 30-50 persen. Yang bisa 8 tahun lebih kecil lagi.
Tapi tetap saja ada campur tangan Tuhan. Saya dulu --tahun 2006-- juga sudah diberi tahu: maksimal bisa hidup 5 tahun lagi. Bisa jadi benih-benih kanker akan muncul lagi. Saya diminta berpikir ulang.
Saya pun tetap memutuskan transplant. Kanker saya sudah memenuhi hati. Badan saya sudah bengkak. Wajah saya sudah menghitam.
Saya sangat siap untuk transplant. Tambah umur lima tahun sangatlah lumayan. Berarti akan meninggal umur 60 tahun. Sudah lebih pantas.
”Kalau organ yang lain masih tetap baik, lima tahun kemudian bisa transplant lagi,” ujar dokter waktu itu --memberi harapan tambahan.
Saya diam saja. Lima tahun masih lama. Dipikir kelak saja. Menjelang lima tahun itu saya diperiksa detail sekali: tidak ada tanda-tanda munculnya kanker hati yang baru.
Alhamdulillah.
Lima tahun kedua diperiksa lagi. Tetap bersih.
Alhamdulillah.
Dua tahun lagi adalah lima tahun ketiga.
Kondisi badan pilot di Vietnam itu juga sangat baik. Semua organ lainnya masih mendukung. Kans untuk sukses sangat besar. Apalagi kalau kedisiplinan setelah transplant tetap tinggi --disiplin makan obat, atur diet, dan gaya hidup.
Bahkan di Amerika sudah ada bukti. Pasien transplant paru --tahap awal dulu-- masih hidup sampai sekarang. Sudah 26 tahun.
Namanya: Tom Mathews. Umurnya saat ini 55 tahun. Peristiwa itu terjadi ketika umurnya 29 tahun. Di Cleveland, Ohio. Saat itu transplant paru baru dua tahun dicoba.
Tom memenuhi syarat untuk ditransplantasi. Ia sudah terancam meninggal segera. Ia menderita penyakit turunan: cystic fibrosis --lendir di paru yang mestinya cair menjadi lengket.
Organ lainnya baik. Tom sehat kembali. Ia pun kawin dengan Kim. Lalu mengambil dua anak angkat: laki dan perempuan --kini berumur 22 dan 20 tahun.
Sepuluh tahun kemudian Tom harus transplant lagi. Kali ini lebih mudah: transplant ginjal. Mungkin akibat efek samping obat yang harus diminum rutin pasca transplant. Agar paru yang baru itu tidak ditolak oleh badan Tom. Efek samping obat itu memang tidak baik untuk ginjal, diabetes dan darah tinggi.
Mungkin yang terakhir itu pula yang membuat saya terkena tekanan darah tinggi. Sampai terjadi aorta dissection --pembuluh darah utama saya pecah sepanjang 50 cm. Itu terjadi di Madinah, Arab Saudi, tepat 10 tahun setelah transplant hati.
Itulah pandangan positif saya –daripada mengaku darah tinggi itu akibat sesuatu yang sia-sia itu.
Saya pun ikut optimistis pilot di Vietnam itu akan masuk golongan yang sukses. Bisa berumur panjang. Ia muda. Ia pilot --yang biasanya disiplin. Ia bukan wartawan --yang biasa urakan. Ia tidak merokok. Apalagi di Vietnam banyak gadis cantik nan jelita --seperti digambarkan dalam teater Miss Saigon. (Dahlan Iskan)
Apa yang menurut anda menarik dari tulisan beliau? Saya berikan 'bocoran' sedikit ya. 1. Cermati seberapa sering beliau menggunakan tanda baca koma. 2. Menurut anda beliau bercerita kehebatan beliau/pengalaman sendiri atau menceritakan sesuatu hal yang sedang jadi perhatian semua orang saatini?. ok saya mulai analisa saya. beliau bisa memadukan kalimat dengan kata hubung yang luar biasa.
Dari tulisan Pak Dahlan Iskan  ada beberapa hal yang bisa kita ambil 
1.      Persingkat kalimat Anda.
2.      Buat poin Anda segera bisa dibaca atau ditebak.
3.      Persingkat pengantar.
4.      Gunakan kata-kata sederhana.
5.      Tambahkan grafik dan statistik.
6.      Gunakan lebih banyak titik, lebih sedikit koma.
7.      Menulis untuk membaca sepintas lalu, bukan membaca dalam-dalam.
8.      Tebalkan hal yang menjadi pokok pikiran utama.
Dari tulisan Pak Dahlan Iskan  ada beberapa hal yang bisa kita ambil                                                                             
1.      ∙ Persingkat kalimat Anda.
2.      ∙ Buat poin Anda segera bisa dibaca atau ditebak.
3.      ∙ Persingkat pengantar.
4.      ∙ Gunakan kata-kata sederhana.
5.      ∙ Tambahkan grafik dan statistik.
6.      ∙ Gunakan lebih banyak titik, lebih sedikit koma.
7.      ∙ Menulis untuk membaca sepintas lalu, bukan membaca dalam-dalam.
8.      ∙ Tebalkan hal yang menjadi pokok pikiran utama.
9.      Buat pembaca penasaran dengan kalimat pertama 
10.  Paragraf kecil> Paragraf panjang
11.  Periksa alurnya
12.  Tulis ulang setelah Anda menulis
13.  Baca dengan keras apa yang Anda tulis
14.  Saat membuat paragraf persingkat hingga 3 kalimat.
15.  Buat kalimat hingga maksimal 17 kata.
16.  Potong kata-kata  menjadi kalimat yang lebih pendek jika Anda bisa.
17.  Terkadang, paragraf satu kalimat itu mengagumkan.
18.  Kiat penulisan sederhana: Semakin banyak titik, semakin sedikit koma.
19.  Hubungkan ke kalimat sebelumnya.
20.  Tautan ke kalimat berikut.
21.  Hilangkan segala sesuatu yang menambah kebingungan.
22.  Tambahkan detail berwarna-warni -- beragam.
23.  =Hapus kata-kata yang tidak perlu.
“Kebanyakan orang menangani kata-kata seolah-olah itu adalah uang receh: ringan, murah, dapat dibuang. Sebagai gantinya, saya ingin Anda menanganinya seolah-olah itu penutup lubang atau beban seberat 50 kilo di gym. Pikirkan sebelum Anda mengambilnya. Lihatlah sebelum Anda meletakkannya. "
"Komunikator yang buruk ia berkomunikasi seperti orang mengoceh. Komunikator yang baik meninggalkan detail yang tidak perlu. Komunikator yang luar biasa memperlakukan kata-kata sebagai komoditas yang paling langka."
Kiat penulisan: Tambahkan metafora. Konsep abstrak sulit dipahami. Tetapi metafora membuatnya konkret. Membaca tanpa metafora seperti tersandung di sekitar rumah Anda dalam gelap. Tetapi membaca dengan metafora seperti berjalan dalam cahaya.
contoh metafora;    
Engkau belahan jantung hatiku sayangku.
            Raja siang keluar dari ufuk timur.
            Jonathan adalah bintang kelas dunia.
            Raja malam telah keluar dari paraduannya.
Kalau dalam bentuk hiperbola bagai mana. Ia juga, bagaimana kalau di tambah dengan personifikasi. khawtirnya malah jadi puisi ya bapak ibu.  Berarti saat kita menulis kita harus tahu dulu siapa sasaran kita ya?. bagaimana cara memelihara alur tulisan supaya renyah dibaca meski dengan kalimat-kalimat pendek? supyanto bekasi.. Sebuah tulisan harus memiliki awal dan akhir maksudnya.  
Dalam menulis seseorang bisa menulis apa saja. Namun pertarungan sebenarnya adalah pada proses editing. Empat proses saat melakukan proses editing tulisan Anda. Bagian 1: cek ide, area atau gambaran besar tulisan anda seperti struktur dan narasi. Sebenarnya apa yang anda ingin sampaikan. Bagian 2: Baca dengan kacamata  sebagai seorang krititikus yang paling keras  bagi tulisan anda sendiri. Bagian 3: Jangan menambahkan apa pun. Cukup hapus atau delete. Bagian 4: Tambahkan gaya pada tulisan Anda untuk membuatnya indah.
Demikian diskusi dan bincang kita hari ini. Semoga bapak ibu berkenan. Jadi teruslah menulis. Saat ini posisi seseorang dalam pekerjaan dan karier tergantung seberapa banyak ia menulis. Jika anda guru dan pendidik tanpa menulis anda hanya akan jadi guru biasa yang mencari penghasilan. Dengan menulis 'kelas' anda akan naik menjadi guru yang kreatif dan inspiratif bagi orang lain yang membaca tulisan anda. Era seseorang memperkenalkan diri dengan kartu nama sudah lewat. Kartu nama yang sebenarnya ada pada riwayat tulisan nya di Google atau buku yang ia hasilkan.

Cambridge Online Experience

Dear Educators,



Welcome to the first Cambridge Online Experience, Asia, a week-long webinar series designed to support teachers and educators in schools, institutes and Universities.



When will this webinar take place ?  18 – 22 May 2020



Why do you need to join the sessions?

1. The sessions are excellent for teachers whether you are teaching online, transitioning back to the classroom or just want a topic.
2. Up-to-date insights into language teaching that Cambridge can deliver.
Asia-focused content, with two-thirds of the speakers having experience teaching in our local context.
3. Certificate awarded from Cambridge University Press for each webinar they attend. You will also get a certificate for attending the Cambridge Panel on the final day if you register.
4. To register you just need to go to the website https://www.cambridgeasia.org. you do need to register for each one individually, but registration takes less than 30 seconds for each session.


Please find more detail information on the invitation attached. Invite your friends and join the session full with International speakers that has been curated specifically for Asia.



Only 5.000 seats are available.  Don’t miss it and register now!



Thank you

MENU GOOGLE FORMULIR

Cara Membuat Ujian Online pakai Token

18 Mei 2020

Thinking Skill In The 21st Century dan Kesiapan Bangsa Atas Perubahan

Sholat Ied di Kota Mataram Diperbolehkan untuk Lingkungan Zona Hijau

■ Sholat Ied di Kota Mataram Diperbolehkan untuk Lingkungan Zona Hijau

■ Sholat Ied di Lingkungan Zona Hijau Tetap Patuhi Protokol Covid-19

■ Walikota Mataram : Sholat Ied Tidak Dilakukan di Lingkungan Zona Merah

MATARAM - Walikota Mataram, H Ahyar Abduh mengatakan, Pemkot Mataram memperbolehkan masyarakat di lingkungan yang terkategori zona hijau untuk menggelar Sholat Ied berjamaah saat Hari Raya Idul Fitri 1441 H mendatang.

Sementara masyarakat di lingkungan yang sudah masuk dalam kategori zona merah, diimbau untuk melaksanakan sholat Ied di rumah baik berjamaah maupun sendiri-sendiri.

"Ini demi mencegah penyebaran corona. Masyarakat yang di lingkungan zona merah kita imbau untuk sholat Ied di rumah masing-masing. Dan yang di zona hijau, boleh tetapi pelaksanaannya juga akan menerapkan protokol Covid-19 dibantu petugas Gugus Tugas," kata Ahyar Abduh, Senin (18/5).

Ahyar menandaskan kebijakan ini diambil untuk mencegah penyebaran corona di Mataram.

Menurutnya, di Kota Mataram jumlah kasus positif corona mulai melandai dan angka kesembuhan semakin meningkat. Namun, penerapan protokol Covid-19 jangan sampai kendor, agar tidak kembali terjadi transmisi penularan.

Saat ini Pemkot Mataram masih memberlakukan Penanganan Covid-19 Berbasis Lingkungan (PCBL), di mana potensi masyarakat dan aparatur di tingkat lingkungan dilibatkan untuk menjaga wilayah masing-masing dalam hal kedisiplinan warga mentaati anjuran pemerintah.

Ia menambahkan, pelaksanaan sholat Ied nantinya, masyarakat dari zona merah dilarang ke lingkungan zona hijau, sebaliknya dari zona hijau dilarang memasuki zona merah.

"Jadi keputusan ini demi kebaikan bersama. Nanti Kepala Lingkungan dan perangkat di wilayahnya yang akan mengatur baik yang zona merah dan juga zona hijau. Saat ini kita tercatat ada 59 lingkungan yang masuk zona merah, karena ditemukan kasuspositif," katanya.

Secara nasional, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan fatwa terkait pelaksanaan Shalat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19.

Fatwa MUI nomor 28 tahun 2020, sholat Idul Fitri diperbolehkan dilaksanakan di rumah.

PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN