22 Oktober 2023

ANBK Hari Pertama Literasi Sesi 1 dan 2

 

 

 

 

Apa Itu Asesmen Nasional ?

Asesmen Nasional adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Asesmen Nasional dilaksanakan dengan 3 (tiga) instrumen yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Literasi, Numerasi), Survey Karakter dan Survey Lingkungan Belaja.

 

 

 

Kemenag Siapkan Roadmap Redistribusi Guru Madrasah – GTK Madrasah

 

 

Kemenag Siapkan Roadmap Redistribusi Guru Madrasah – GTK Madrasah


Jakarta (Pendis) – Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka menyelesaikan pemetaan redistribusi guru madrasah, Rabu (21/02/2023).

Direktur GTK Madrasah, Muhammad Zain mengatakan isu redistribusi guru madrasah ini perlu mendapat perhatian khususnya terkait data kebutuhan guru madrasah.

“Saat ini kita siapkan poin-poin regulasi dan rumusan datanya, mulai dari kelebihan dan kekurangan kebutuhan guru madrasah sampai dengan pemenuhan jam mengajar. Kita koordinasi bersama bagian kepegawaian untuk selanjutnya kita sesuaikan dengan yang diminta Menpan RB,” jelasnya.

Menurut Zain, setelah dilakukan analisis kemudian Direktorat GTK Madrasah akan menjadi kontrol dalam redistribusi guru sesuai regulasi yang ada. “Sehingga tidak sembarang guru berpindah dari satu madrasah ke madrasah lain. Dengan demikian, disparitas dan kualitas pembelajaran bisa kita mitigasi melalui program redistribusi ini,”

Sebelum menutup arahannya, Zain berpesan agar dalam dalam redistribusi guru madrasah untuk tetap mempertimbangkan kemanusiaan.

Kasubbag Tata Usaha Direktorat GTK Madrasah, Ajang Pradipta mengatakan akan segera menindaklanjuti redistribusi guru madrasah dengan pihak terkait. Menurutnya, pengkondisian ini aka n dapat menata kondisi sesuai dengan kondisi geografis pada masing-masing wilayah.

“Kami akan segera koordinasi termasuk dalam hal ini dengan mengundang kantor wilayah kemenag yang sudah melakukan penataan di daerah masing-masing.” ungkapnya.

Selain secara offline, FGD ini juga digelar secara online. Hadir dalam forum ini, Kabiro kepegawaian, staff Biro kepegawaian, Tim simpatika serta staff GTK Madrasah.

sumber: pendis.kemenag.go.id ( tofiqridlo / Yuyun / Admin )

Kemenag Minta Guru Madrasah Bangun Koneksi dan Kolaborasi

 

Kemenag Minta Guru Madrasah Bangun Koneksi dan Kolaborasi

 

  

Kementerian Agama RI meminta guru madrasah membangun koneksi dan kolaborasi antar guru. Setidaknya ada pertukaran informasi atau pengalaman yang saling melengkapi terutama dalam pola pembelajaran.

Demikian disampaikan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Muhammad Zain pada kegiatan peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan madrasah di Cianjur. (1/3/23)

“Kombinasi antara guru muda dan guru senior itu perlu dilakukan.  Sehingga ada dorongan untuk guru lebih berprestasi,”ujar Zain.

Untuk itu, Zain meminta kepada pokja untuk lebih sering melakukan kolaborasi dan connecting diantara guru. Menurutnya, metode pembelajaran, lebih baik daripada konten atau materi yang bagus.

Zain menegaskan, adanya inovasi dalam pembelajaran akan lebih membantu siswa memahami materi dengan cara yang baru. Tantangannya, saat ini adalah generation gap dimana ada kesenjangan habbit antara kita sebagai guru dengan para murid.

“Melalui metode atau inovasi guru harus bisa menjadi jembatan untuk kebutuhan itu,” tuturnya.

Zain berharap guru madrasah untuk selalu menghadirkan “ruh” dalam setiap pembelajaran. Selain kehadiran fisik di kelas, mengajar dengan hati akan menyambung batin antara guru kepada muridnya.

“Hal ini memang tidak bisa tertakar oleh murid, namun inilah yang membedakan guru madrasah dengan yang lain,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Ajam Mustajam menyambut positif kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini bisa memberi motivasi kepada para guru di daerah.

“Kami kira dengan adanya dukungan dan komitmen dari kementerian agama dalam membangun moral bangsa, kami akan terus berupaya meningkatkan dan mengejar ketertinggalan,” katanya.

Turut hadir mendampingi Kabid Penma Kakanwil Provinsi Jawa Barat, para Kasubdit, Kasubbag TU di lingkungan Direktorat GTK Madrasah dan diikuti oleh 400 guru dan tenaga kependidikan madrasah se- Kabupaten Cianjur.

pendis.kemenag.go.id (tofiqridlo/yuyun/admin)

GTK Madrasah : Towards Digital Literacy

 

GTK Madrasah : Towards Digital Literacy Adalah program dari Direktorat GTK Madrasah untuk mendorong peningkatan kapasitas kemampuan guru madrasah dalam beradaptasi dengan teknologi informasi.

Pemanfaatan Teknologi Informasi mutlak harus dilakukan oleh guru madrasah. Oleh karena itu, Direktorat GTK Madrasah mendorong Guru Madrasah mengoptimalkan perangkat digital yang telah dimiliki oleh guru mulai dari smartphone sampai perangkat layar touchscreen yang ada di dalam kelas.

1. Optimalkan Smartphone

Gunakan fitur dan Aplikasi di Smartphone, Guru dapat melakukan koneksi tanpa kabel [mirorring] ke perangkat kelas seperti LCD Projector atau TV.

Guru dapat mendownload aplikasi yang ada di smartphone untuk mendukung konten pembelajaran, seperti: google suite [google site, google earth, youtube 360⁰ dll], microsoft [microsoft 365, microsoft office dll], aplikasi aplikasi lain di playsore atau appstore seperti canva, augmented reality, dll.

2. Optimalkan Smart TV/Android TV

Gunakan fitur dan Aplikasi di Smart TV dan Android TV, Guru dapat melakukan koneksi tanpa kabel [mirorring] dari HP, Tablet, I-Pad dan Laptop].

Guru dapat mendownload aplikasi yang ada di smart TV dan Android TV seperti: Dapat menerima perintah suara, Terkoneksi Internet sehingga dapat membuka youtube dll secara online, Pada android TV dapat menginstall aplikasi pembelajaran. Perangkat yang dibutuhkan ; Smart TV/Android TV 75″, Smartphone, Tablet/Laptop, Webcam.

3. Optimalkan LCD Projector Dengan Panel Layar
    Sentuh

Gunakan LCD projector dengan Panel Layar Sentuh. Guru dapat mengajar secara interaktif dengan layar sentuh.

Guru dapat menggunakan aplikasi yang menjunjang pembelajaran seperti: Aplikasi augmented reality, Aplikasi Virtual Reality, Aplikasi e-learning madrasah, dll. Perangkat yang dibutuhkan ; LCD Projector, Speaker Aktif Bluetooth, PC/Laptop, Webcam, Panel Layar Sentuh 75″

4. Optimalkan TV Layar Sentuh

Contoh guru optimalkan TV layar sentuh ; MAN IC Sambas Kalimantan Barat

5. Optimalkan Perangkat Metaverse

Guru madrasah gunakan metaverse ; Manfaatkan teknologi metaverse untuk pembelajaran

PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN